Partai Hijau Riau dan FABEM Riau Gelar Diskusi Publik serta Deklarasi Menolak PETI dan Mendorong WPR

Minggu, 12 Oktober 2025 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluk kuantan -Dalam upaya mencari solusi berkeadilan terhadap persoalan Penambangan Tanpa Izin (PETI) di Riau, Partai Hijau Riau bersama Forum Alumni BEM (FABEM) Riau menggelar Diskusi Publik bertema “PETI: Dari Penertiban ke Solusi?” pada Minggu, 12 Oktober 2025, di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.

Kegiatan ini diakhiri dengan Deklarasi Bersama Menolak PETI dan Mendorong Pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang dihadiri berbagai unsur tokoh pemuda, adat, dan pemerintah daerah. Diskusi menghadirkan sejumlah pemateri penting, antara lain Panglima Dubalang Batang Kuantan Singingi, Perwakilan Polres Kuantan Singingi, Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS), dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kuantan Singingi.

Deklarasi berisi lima poin utama:
1. Menolak PETI: di Menolak segala bentuk aktivitas PETI di Kuantan Singingi.
2. Mendukung Penegakan Hukum: Mendukung penegakan hukum oleh kepolisian daerah Riau yang adil, tegas, dan humanis.
3. Mendorong WPR: Mendorong pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) sebagai solusi legal dan ramah lingkungan.
4. Menjaga Kelestarian Sungai: Menjaga kelestarian Sungai Batang Kuantan sebagai sumber kehidupan.
5. Seruan Adat: Deklarasi ditutup dengan seruan adat yang menggema penuh semangat: “Merawat Tuah, Menjaga Marwah! Takkan Melayu Hilang di Bumi!”

Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi nyata antara pemuda, adat, dan pemerintah untuk menjaga alam Kuantan Singingi sebagai warisan hidup masyarakat Melayu Riau. Partai Hijau Riau dan FABEM Riau berharap agar pemerintah dan aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti deklarasi ini dengan tindakan nyata.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru