Gaji Belum Cair, Perangkat Desa di Kuansing Terpaksa Cari Kerja Sampingan

Rabu, 5 November 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuantan Singingi — Sejumlah perangkat desa di Kabupaten Kuantan Singingi mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji atau penghasilan tetap (Siltap) yang sudah berlangsung cukup lama.

Penundaan pembayaran Siltap tahun 2024 bahkan mencapai tiga hingga empat bulan. Sementara untuk tahun anggaran 2025, para perangkat desa mengaku sudah memasuki bulan keempat tanpa menerima gaji.

Kondisi ini membuat banyak perangkat desa terpaksa mencari pekerjaan sampingan, seperti menjadi buruh tani dan pekerja bangunan, demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kami sudah empat bulan belum menerima gaji. Tahun lalu juga sempat tertunda beberapa bulan. Terpaksa banyak dari kami mencari kerja tambahan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga,” ujar salah seorang perangkat desa, Selasa (4/11/2025).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial (Pj) Kabupaten Kuantan Singingi, Dodi Fitrawan, S.Sos., M.Si menjelaskan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti persoalan tersebut dan berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Sudah kami ajukan ke BPKAD terkait pencairan Siltap perangkat desa. Kemungkinan masih menunggu ketersediaan dana. Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada kejelasan,” ujar Dodi Fitrawan.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah berupaya agar proses pencairan bisa segera dilakukan, mengingat gaji tersebut sangat penting bagi kesejahteraan perangkat desa.

Perangkat desa berharap pemerintah daerah dapat segera mencairkan hak mereka, karena bagi sebagian besar dari mereka, gaji tersebut menjadi satu-satunya sumber penghidupan keluarga.

Berita Terkait

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan
Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH
Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga
Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:54 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:07 WIB

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:03 WIB

Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:03 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH

Kamis, 5 Februari 2026 - 02:59 WIB

Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga

Berita Terbaru