DPD LSM KPK-RI Kuansing Soroti Pendangkalan Sungai Singingi, Ancaman Bencana Mengintai

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluk Kuantan – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Peduli Keadilan Republik Indonesia (DPD LSM KPK-RI) Kabupaten Kuantan Singingi menyoroti kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Singingi yang kian memprihatinkan. Pendangkalan sungai yang terus terjadi dinilai berpotensi memicu bencana besar di masa mendatang.

Ketua DPD LSM KPK-RI Kuantan Singingi, Fatkhul Muin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi Sungai Singingi yang saat ini mengalami pendangkalan parah. Menurutnya, kerusakan tersebut merupakan dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

“Kita bisa melihat dengan mata telanjang, sepanjang aliran Sungai Singingi sudah sangat dangkal. Aktivitas PETI telah memporak-porandakan ekosistem sungai dan ini berlangsung bukan sehari dua hari, melainkan puluhan tahun,” ungkap Fatkhul Muin.

Ia menegaskan, apabila kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan serius, maka ancaman bencana seperti banjir dan tenggelamnya sejumlah desa di sepanjang aliran sungai sangat mungkin terjadi.

Lebih lanjut, Muin meminta Pemerintah Daerah agar segera mengambil langkah konkret untuk mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya. Normalisasi sungai dinilai menjadi solusi penting guna mencegah bencana dan melindungi masyarakat.

“Pemerintah daerah harus segera mencarikan solusi. Sungai harus dinormalisasi agar kembali berfungsi dengan baik. Jika tidak, potensi bencana sangat besar dan beberapa desa bisa terancam tenggelam,” tegasnya.

DPD LSM KPK-RI berharap persoalan DAS Sungai Singingi menjadi perhatian serius seluruh pemangku kebijakan demi keselamatan lingkungan dan masyarakat Kuantan Singingi ke depan.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru