Kiprah Diakui Akademisi, Bupati Suhardiman Dipercaya Jadi Penguji Disertasi Doktor

Senin, 22 Juni 2026 - 01:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, dijadwalkan menjadi penguji eksternal dalam ujian tertutup disertasi Program Doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Senin (22/6/2026).

Disertasi yang diuji berjudul “Pembangunan Masyarakat Lokal di Kabupaten Kuantan Singingi” yang disusun oleh Promovendus Dini Handayani.

Suhardiman menyambut positif penelitian tersebut karena sejalan dengan arah pembangunan yang selama ini dijalankan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, yakni memperkuat kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi bagaimana masyarakat menjadi subjek utama pembangunan. Budaya gotong royong, nilai adat, dan kebersamaan merupakan modal sosial yang harus terus diperkuat,” ujar Suhardiman.

Menurutnya, hasil penelitian perguruan tinggi harus mampu menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan publik sehingga pembangunan daerah benar-benar berbasis data, riset, dan kebutuhan masyarakat.

Ia berharap disertasi tersebut dapat melahirkan rekomendasi yang aplikatif bagi pemerintah daerah, terutama dalam penguatan pembangunan desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan publik, dan tata kelola pemerintahan yang partisipatif.

“Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah ke depan,” tegasnya.

Keterlibatan Suhardiman sebagai penguji eksternal menunjukkan kuatnya sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan. (rls)

 

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru