Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAGIRI HILIR – Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau menyambangi Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini membawa misi kemanusiaan sekaligus pemulihan lingkungan di kawasan yang terdampak abrasi.

Rombongan yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Wamen PPA/TPPO Veronica Tan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Bupati Indragiri Hilir Herman, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, dan Sosiolog Robertus Robet, disambut Forkopimda, masyarakat, serta pelajar setempat.

Kuala Selat menjadi salah satu titik penting ekspedisi karena sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat di wilayah itu terdampak abrasi pada 2021.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyerahkan bantuan sembako, ketinting, serta matching grants kepada 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen menjaga pesisir Riau dan penanaman mangrove.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan ekspedisi tersebut merupakan upaya menghadirkan negara hingga ke wilayah pesisir sekaligus menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kita ingin masyarakat yang berada jauh di pesisir juga merasakan kehadiran negara. Kita datang membawa kepedulian sekaligus bergerak bersama mencari solusi,” kata Herry.

Menurut dia, abrasi tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga mengancam ruang hidup dan sumber penghidupan masyarakat.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berkomitmen mendorong penanaman mangrove seluas 500 hektare di kawasan terdampak abrasi. Luas tersebut diharapkan dapat diperluas hingga 1.000 hektare.

“Ini bagian dari pemulihan lingkungan sekaligus pemulihan sosial ekonomi,” ujar Jumhur.

Program tersebut, kata dia, tidak berhenti pada penanaman. Pembibitan, penanaman, hingga pemeliharaan mangrove selama tiga tahun akan melibatkan masyarakat dan diharapkan menciptakan lapangan kerja hijau atau green jobs.

“Jadi bukan sekadar menanam lalu ditinggalkan. Mulai dari pembibitan, penanaman sampai pemeliharaan itu teranggarkan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan honor untuk pemeliharaan selama tiga tahun,” katanya.

Akses menuju kawasan terdampak abrasi juga menjadi tantangan. Dari Mako Polsek Kateman, perjalanan sekitar 25 kilometer membutuhkan waktu 45 hingga 60 menit menggunakan speedboat. Sejumlah jalur perairan dipengaruhi pasang-surut, sedangkan kawasan pantainya memiliki lumpur hingga setinggi lutut bahkan paha.

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau merupakan rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menyasar wilayah pesisir, terluar, dan daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Di Kuala Selat, kegiatan tersebut diwujudkan melalui bantuan masyarakat sekaligus komitmen pemulihan pesisir. Penanaman mangrove diharapkan menjadi benteng alami terhadap abrasi serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru