Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI – Peta politik di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mulai kembali menghangat. Sejumlah nama dan manuver politik internal partai mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat, termasuk munculnya isu bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Mukhlisin, mendapat tawaran untuk memimpin salah satu partai politik di daerah itu.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan, sejumlah partai politik disebut-sebut mulai melirik Mukhlisin untuk menduduki posisi strategis sebagai ketua partai di tingkat Kabupaten Kuansing.

Nama Mukhlisin mencuat setelah dirinya dipercaya menjalankan tugas sebagai Plt Bupati Kuansing menggantikan Suhardiman Amby. Mukhlisin menerima SK sebagai Plt Bupati dari Plt Gubernur Riau SF Hariyanto pada 2 Juli 2026, berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri.

Salah satu isu yang kini beredar adalah adanya komunikasi politik dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), partai yang dipimpin Prabowo Subianto di tingkat nasional, yang disebut-sebut menawarkan posisi Ketua DPC Gerindra Kuansing kepada Mukhlisin.

Namun, informasi tersebut hingga kini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari DPP maupun jajaran Gerindra Kuansing.

Yang menarik, dalam isu yang beredar tersebut, tawaran itu disebut-sebut disertai sejumlah persyaratan, salah satunya berkaitan dengan persoalan internal kader Gerindra yang telah mendapatkan Surat Peringatan Kedua (SP2).

Menurut informasi yang beredar, persoalan tersebut menjadi bagian dari pembicaraan sebelum Mukhlisin disebut-sebut ditawari posisi Ketua Gerindra Kuansing.

Bahkan, beredar kabar bahwa tawaran tersebut pada akhirnya tidak diterima Mukhlisin. Kendati demikian, alasan di balik kabar penolakan tersebut belum diketahui secara pasti dan belum ada pernyataan resmi dari Mukhlisin mengenai isu tersebut.

Secara politik, hubungan Mukhlisin dengan Gerindra memang bukan sesuatu yang sama sekali baru. Pada Pilkada Kuansing 2024, pasangan Suhardiman Amby-Mukhlisin diusung oleh koalisi sejumlah partai, termasuk Gerindra dan Demokrat.

Nama Mukhlisin Juga Dikaitkan dengan Demokrat
Tidak hanya Gerindra, nama Mukhlisin juga mulai dikaitkan dengan dinamika internal Partai Demokrat Kuansing.
Riak-riak internal partai berlambang bintang mercy tersebut sebelumnya mencuat menyusul munculnya isu mengenai keinginan sebagian kader untuk melakukan perubahan kepemimpinan di tubuh Demokrat Kuansing.

Dalam perkembangan isu tersebut, nama Mukhlisin disebut-sebut sebagai salah satu figur yang dianggap berpotensi memimpin Demokrat Kuansing apabila terjadi pergantian kepemimpinan.
Bahkan, berkembang isu bahwa terdapat sejumlah kader internal, termasuk empat anggota DPRD Kuansing dari Partai Demokrat, yang disebut-sebut mengetahui atau terlibat dalam munculnya wacana tersebut.

Namun, sampai saat ini belum ada bukti terbuka yang dapat memastikan bahwa keempat anggota DPRD tersebut memang secara resmi mengusulkan Mukhlisin sebagai calon Ketua Demokrat Kuansing.

Ketua DPC Demokrat Kuansing saat ini diketahui adalah Fedrios Gusni. Data resmi Sekretariat DPRD Kuansing juga mencatat Fedrios Gusni sebagai anggota DPRD Kuansing dari Partai Demokrat.
Pertarungan Politik atau Sekadar Riak Internal?

Munculnya nama Mukhlisin dalam dua pusaran partai politik sekaligus tentu menarik perhatian. Apalagi, posisi Mukhlisin saat ini cukup strategis karena selain sebagai Wakil Bupati Kuansing periode 2025–2030, ia juga sedang menjalankan tugas sebagai Plt Bupati.
Pertanyaannya kemudian, apakah berbagai isu tersebut merupakan bagian dari konsolidasi politik menjelang dinamika politik Kuansing ke depan, atau hanya sebatas komunikasi dan wacana yang berkembang di tingkat internal partai?

Sebab, jika benar terdapat sejumlah partai yang mulai membuka komunikasi dengan Mukhlisin, maka posisi politik mantan anggota DPRD Kuansing tersebut berpotensi menjadi salah satu perhatian dalam konfigurasi politik daerah.

Di sisi lain, isu mengenai pergantian Ketua Demokrat Kuansing juga masih membutuhkan klarifikasi dari struktur partai. Begitu pula isu mengenai tawaran posisi Ketua Gerindra Kuansing kepada Mukhlisin, termasuk kabar adanya persyaratan terkait kader yang telah menerima SP2.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Mukhlisin yang membenarkan maupun membantah seluruh informasi tersebut.

Demikian pula, belum diperoleh pernyataan resmi dari DPD maupun DPP Gerindra terkait kabar tawaran posisi Ketua Gerindra Kuansing kepada Mukhlisin.

Karena itu, seluruh informasi mengenai tawaran kepemimpinan partai dan dugaan manuver sejumlah kader tersebut masih berada pada ranah isu politik yang berkembang dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait.

Berita Terkait

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Ketok Palu! APBD Perubahan Kuansing 2026 Capai Rp1,659 Triliun
AMPN Cengar Demo PT Agrinas, Tuntut Tanah Ulayat dan Hak 20 Persen HGU
Empat PJU Polda Sumbar Berganti, Jabatan Strategis Diisi Pejabat Baru
Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Atensi
Berita ini 235 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 04:55 WIB

Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut

Rabu, 30 September 2026 - 15:18 WIB

Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun

Berita Terbaru