Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI – Daftar enam perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi kini menjadi sorotan tajam: PT Tamora Agro Lestari (TAL), PT Citra Riau Sarana (CRS), PT Sinergi Inti Makmur (SIM), PT Mustika Agro Sari (MAS), PT Karya Tama Bakti Mulia (KTBM), dan PT Pancaran Cahaya Sedjati (PCS).

Namun pertanyaan yang jauh lebih besar mengemuka: Apakah pabrik-pabrik lain di Kuansing otomatis bebas dari tuduhan pelanggaran lingkungan dan pembuangan limbah sembarangan?

Fakta di lapangan tidak menutup kemungkinan bahwa masih ada puluhan PKS lainnya yang juga beroperasi namun belum tersentuh pemeriksaan. Siapa yang menjamin mereka tidak melakukan hal serupa – membuang limbah berbahaya ke sungai, mengabaikan izin lingkungan, dan merusak sumber air warga?

Kekhawatiran ini mendorong awak media untuk memperluas jangkauan investigasi. Bukan hanya memeriksa keenam nama yang sudah terdaftar, tetapi juga menelusuri satu per satu pabrik yang selama ini berjalan tanpa suara.

“Kami tidak boleh berhenti di enam nama ini saja. Jika tidak, yang bermasalah bisa bersembunyi di balik daftar yang tidak lengkap,” ungkap perwakilan awak media, Minggu (4/10/2026).

“Apakah puluhan PKS lainnya benar-benar patuh aturan? Atau justru mereka yang selama ini beroperasi diam-diam tanpa ada yang menyentuhnya? Ini wajib dibuktikan langsung ke lapangan,” tegasnya.

Masyarakat pun berhak mengetahui: siapa yang diawasi, siapa yang luput, dan mengapa pabrik yang merusak lingkungan bisa terus berdiri di tengah-tengah pemukiman warga. Investigasi akan terus berjalan sampai semuanya terungkap.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Ketok Palu! APBD Perubahan Kuansing 2026 Capai Rp1,659 Triliun
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru