Pemerintah Desa Simandolak Pasang Baliho Himbauan Waspada Mandi di Sungai Kuantan

Senin, 1 September 2025 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuantan Singingi – Pemerintah Desa Simandolak memasang baliho himbauan agar masyarakat berhati-hati saat mandi di Sungai Batang Kuantan. Langkah ini dilakukan pasca peristiwa hanyutnya dua orang anak, masing-masing berasal dari Kecamatan Inuman dan Kecamatan Benai, yang meninggal dunia akibat terseret arus sungai.

Sejak penertiban aktivitas tambang emas ilegal oleh jajaran Polda Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, air Sungai Batang Kuantan kembali jernih. Kondisi ini disambut gembira warga dengan ramai-ramai mandi di sungai. Namun, kejernihan air justru menimbulkan risiko baru jika masyarakat lengah terhadap derasnya arus maupun kedalaman sungai.

Sebagai bentuk antisipasi, pada Senin (1/9/2025), Pemerintah Desa Simandolak memasang tiga baliho himbauan di titik-titik pinggir sungai yang kerap dijadikan lokasi mandi warga. Kepala Desa Simandolak berharap, keberadaan baliho tersebut menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada, terutama para orang tua yang harus mengawasi anak-anak saat mandi di sungai.

“Kami berharap dengan adanya himbauan ini, tidak ada lagi korban akibat arus deras maupun kedalaman Sungai Kuantan. Kami juga mengajak orang tua agar benar-benar mengawasi anak-anaknya,” ujar Kades Simandjiwa Fikri

Dengan adanya peringatan ini, pemerintah desa berharap masyarakat tetap bisa menikmati kejernihan Sungai Batang Kuantan dengan aman tanpa harus mengorbankan keselamatan jiwa.

Berita Terkait

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan
Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH
Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga
Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:54 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:07 WIB

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:03 WIB

Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:03 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH

Kamis, 5 Februari 2026 - 02:59 WIB

Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga

Berita Terbaru