Jajaran Polres Kuantan Singingi Gencarkan Upaya Pencegahan dan Antisipasi Karhutla

Senin, 22 Juni 2026 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTANSINGINGI,– Jajaran Polres Kuantan Singingi terus mengintensifkan langkah pencegahan dan antisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (22/6/2026).

Berbagai kegiatan dilakukan melalui Polsek jajaran, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, penyebaran maklumat larangan membakar hutan dan lahan, patroli di daerah rawan Karhutla, hingga pemetaan wilayah yang memiliki potensi kebakaran. Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla.

Di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik, personel melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat di Desa Lubuk Ramo, Kecamatan Kuantan Mudik. Petugas menegaskan larangan keras membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan titik api.

Sementara itu, Polsek Logas Tanah Darat melakukan sosialisasi di Desa Perhentian Luas serta patroli di area perkebunan milik perusahaan maupun masyarakat. Polsek Pangean juga memberikan edukasi kepada warga Desa Sako terkait dampak Karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan.

Di wilayah Polsek Kuantan Hilir, personel melaksanakan kegiatan pemetaan (mapping) daerah rawan Karhutla di Desa Pulau Madinah untuk mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran. Sedangkan Polsek Hulu Kuantan melalui Bhabinkamtibmas menyebarkan Maklumat Kapolda Riau tentang larangan pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat Desa Tanjung.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain melanggar hukum, hal tersebut dapat menimbulkan dampak luas seperti kabut asap, kerusakan ekosistem, hingga gangguan kesehatan,” ujar Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Kuansing bersama jajaran akan terus melakukan patroli rutin, sosialisasi, serta pemantauan wilayah rawan Karhutla sebagai langkah pencegahan dini.

‘Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Sinergi semua pihak sangat penting dalam mencegah Karhutla,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan Polsek jajaran Polres Kuantan Singingi berjalan aman, tertib, dan kondusif. Upaya ini diharapkan mampu menekan potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

IPTU A. Razak
PS. Kasi Humas Polres Kuansing

Email: humaspolreskuansing1@gmail.com
No. HP: +62 812-3372-6363
IG: @humaspolreskuansing
FB: Humas Polres Kuansing
Layanan Polisi: 110.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru