Kejari Kuansing Tegaskan Perang Antikorupsi: Cegah Sebelum Terlambat

Selasa, 29 September 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN – Pesan tegas soal perang terhadap korupsi digaungkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing). Aparatur sipil negara (ASN) dan jajaran pemerintah daerah diminta tak hanya memahami aturan, tetapi juga berani menolak setiap bentuk penyimpangan.

Pesan itu disampaikan Kepala Kejari Kuansing Andre, SH, MH saat memimpin kampanye antikorupsi di kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kuansing, Selasa (29/9/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi sekaligus mendorong terbentuknya budaya kerja yang transparan dan berintegritas di lingkungan pemerintahan.

Sejumlah pejabat Pemkab Kuansing turut hadir, di antaranya Asisten III Setda Kuansing Azhar, MM, Kepala BPKAD H. Jafrinaldi, AP, M.IP, Kepala Bappeda Litbang Hendra Roza, S.Si, Inspektur Drs. Rustam, Kepala Bapenda Dr. H. Masrul Hakim, S.Ag, M.Pd.I, Plt Kadis Kominfo Hevi H. Antoni, M.Si, Kasi Intel Sunardi Efendi, SH, Kasi Datun Raden Muhammad Shandy Meita, SH, MH, Kasi Pidsus, serta jajaran staf BPKAD, BKPP dan Inspektorat.

Andre menegaskan pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan penindakan setelah pelanggaran terjadi. Menurutnya, benteng pertama pencegahan justru berada pada setiap aparatur yang menjalankan kewenangan pemerintahan.

“Kampanye antikorupsi ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Kita ingin membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari diri sendiri, dari lingkungan kerja, dan dari setiap proses pelayanan pemerintahan,” tegas Andre.

Ia meminta seluruh aparatur menjadikan integritas sebagai landasan dalam menjalankan tugas, termasuk ketika menggunakan kewenangan dan mengelola anggaran negara.

Andre juga mengingatkan agar tidak ada celah bagi praktik penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Berita Terkait

Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Atensi
Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya, AQI Pulau Punjung Capai 139
17 Ranperda Masuk Agenda DPRD, Pemkab Kuansing Percepat Pembahasan Regulasi
JMSI Riau Gelar Uji Kompetensi Wartawan 4–6 November, Pendaftaran Ditutup 5 Oktober
Belum Ada yang Tampil, Fathul Mu’in Menjadi Nama Pertama yang Menyatakan Siap Maju Sebagai Calon Bupati Kuansing
Pintu Kuansing Terbuka untuk Investor, Muklisin: Sesuai Aturan dan Jaga Kepentingan Masyarakat
Bahrum Pasaribu: Ayup Kelana Kebanggaan Kuansing, Bawa Nama Riau ke Kejurnas Catur
Breaking News: Warga Kabupaten Solok Panik, Berlarian Selamatkan Diri dari Ancaman Galodo Susulan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:57 WIB

Polda Riau Perkuat Deteksi Dini dan Patroli, Sejumlah Isu Kamtibmas Jadi Atensi

Selasa, 29 September 2026 - 08:49 WIB

Kejari Kuansing Tegaskan Perang Antikorupsi: Cegah Sebelum Terlambat

Selasa, 29 September 2026 - 07:03 WIB

Kabut Asap Kembali Selimuti Dharmasraya, AQI Pulau Punjung Capai 139

Senin, 28 September 2026 - 12:38 WIB

17 Ranperda Masuk Agenda DPRD, Pemkab Kuansing Percepat Pembahasan Regulasi

Senin, 28 September 2026 - 10:20 WIB

JMSI Riau Gelar Uji Kompetensi Wartawan 4–6 November, Pendaftaran Ditutup 5 Oktober

Berita Terbaru