Lapas IIB Teluk Kuantan Dikeluhkan: Advokat Soroti Pelayanan yang Dinilai Tidak Profesional

Senin, 8 Desember 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuantan Singingi – Pelayanan Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan kembali menjadi sorotan. Seorang advokat, Ujang Andi Nurwijaya SH, menyampaikan kekecewaannya setelah berkunjung ke lapas tersebut dan menilai pelayanan yang diberikan jauh dari standar serta tidak sejalan dengan moto lembaga profesional berintegritas dan melayani.

Ujang Andi mengungkapkan bahwa tidak tersedia ruang konsultasi yang layak bagi advokat untuk bertemu kliennya. Ia menyebutkan bahwa ruang yang disediakan justru berada di lorong jalan, sehingga mengganggu privasi, kenyamanan, dan kerahasiaan komunikasi hukum antara pengacara dan klien.

Lebih jauh, Ujang menegaskan bahwa dirinya bahkan tidak dapat menjumpai klien yang ingin ditemui, tanpa penjelasan yang jelas. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa pelayanan lapas masih jauh dari maksimal.

Bagaimana mungkin sebuah lapas yang membawa moto profesional dan melayani, tetapi ruang konsultasi pun tidak tersedia Ini sangat mengecewakan dan melanggar prinsip pelayanan publik, ujarnya dengan nada tegas.

Ia mendesak agar Lapas IIB Teluk Kuantan segera berbenah, baik dari sisi kinerja Sumber Daya Manusia SDM maupun dari sarana dan prasarana pendukung. Menurutnya, pelayanan kepada advokat dan warga binaan adalah bagian penting dari pemenuhan hak hukum warga negara.

Ujang berharap pihak Kemenkumham dan kantor wilayah terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan bahwa pelayanan di lapas sejalan dengan standar nasional pemasyarakatan.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru