Peternak Sapi Desa Sumber Datar Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbahan Urine Sapi

Kamis, 27 November 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Datar-Kuansing-– Sebanyak 35 peternak sapi dari Desa Sumber Datar mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik dengan bahan dasar urine sapi. Pelatihan ini diadakan di balai desa setempat dan didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2025 yang bersumber dari Dana Desa.

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Pj. Kepala Desa Sumber Datar H. Sumarna beserta perangkat desa, Ketua BPD Budiono beserta anggota, pendamping desa Iwan Najmi, pendamping lokal desa Yoga M. Arifin, Kepala BPP Kecamatan Singingi beserta anggota, Babinkamtibmas, dan Babinsa. Narasumber dalam pelatihan ini adalah Ikhbar dari BPP Kecamatan Singingi.

Ketua Panitia Dian Prayogi menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para peternak tentang cara memanfaatkan urine sapi sebagai bahan pupuk organik.

Pj. Kepala Desa Sumber Datar, H. Sumarna, dalam sambutannya berharap agar pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan petani tentang pembuatan pupuk organik dari urine sapi.

“Manfaat dari pemanfaatan urine sapi ini sangat banyak, di antaranya mengurangi pencemaran lingkungan karena urine sapi yang biasanya menimbulkan bau tidak sedap dapat diubah menjadi pupuk yang bermanfaat. Selain itu, penggunaan pupuk organik juga dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, sehingga dapat menghemat biaya pemupukan dan lebih ramah lingkungan,” ujar H. Sumarna.

Lebih lanjut, Pj. Kades berharap agar setelah pelatihan ini, warga dapat menindaklanjuti dengan memproduksi pupuk organik secara mandiri. “Jika warga mampu memproduksi pupuk organik ini secara mandiri, diharapkan dapat menambah penghasilan, bahkan syukur-syukur bisa memperkerjakan orang lain,” tambahnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Desa Sumber Datar dapat menjadi contoh dalam pemanfaatan limbah peternakan menjadi produk yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

 

 

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru