Polres Kuansing dan TNI Tertibkan Aktivitas PETI di Sungai Batang Tanalo Kuantan Mudik

Kamis, 13 November 2025 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi bersama unsur TNI terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menindak tegas kegiatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polres Kuansing. Kali ini, penertiban dilakukan di Daerah Sungai Batang Tanalo, Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, pada Kamis (13/11/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kanit IV Sat Reskrim Polres Kuansing IPDA Lukman, S.H., dengan melibatkan personel gabungan sebanyak 22 personel, terdiri dari Sat Reskrim Polres Kuansing 6 personel, Polsek Kuantan Mudik 8 personel, dan Koramil 08 Kuantan Mudik 8 personel.

Sekitar pukul 13.00 WIB, personel gabungan berangkat menuju lokasi menggunakan empat unit kendaraan roda empat dan roda dua. Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, petugas menemukan sembilan unit rakit PETI dalam kondisi tidak beroperasi.

Petugas kemudian melakukan tindakan tegas berupa perusakan dan pembakaran terhadap seluruh rakit PETI, sehingga tidak dapat lagi digunakan oleh para pelaku. Dalam kegiatan tersebut, tidak ditemukan pelaku maupun barang bukti lainnya.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik IPTU Ridwan Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penertiban ini merupakan bentuk keseriusan Polres Kuansing dalam menindak aktivitas PETI yang merusak lingkungan dan mencemari ekosistem sungai.

“Kegiatan penertiban PETI ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai langkah nyata Polres Kuansing dalam menegakkan hukum dan menjaga kelestarian alam. Kami berharap masyarakat tidak lagi melakukan aktivitas penambangan tanpa izin karena dampaknya sangat merusak lingkungan dan berisiko bagi keselamatan,” ujar Kapolsek Kuantan Mudik menyampaikan arahan Kapolres Kuansing.

Kapolsek menambahkan, pihaknya bersama TNI dan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan di wilayah rawan aktivitas PETI untuk mencegah munculnya kembali kegiatan ilegal tersebut.

“Kami akan terus melakukan patroli dan pemantauan. Penegakan hukum akan ditegakkan terhadap siapa pun yang masih nekat melakukan aktivitas PETI,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mendukung upaya pemerintah serta aparat penegak hukum dalam memberantas penambangan ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru