Polsek Cerenti lakukan pengecekan tanaman jagung di lahan BUMDes Desa Sikakak untuk dukung swasembada pangan 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cerenti – Dalam rangka mendukung Program Swasembada Pangan Tahun 2026, Polsek Cerenti terus berperan aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukumnya.

Pada Rabu (24/06/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, Kanit Binmas Polsek Cerenti, Aipda Jasra, melaksanakan pengecekan tanaman jagung yang berada di lahan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi.

Kegiatan pengecekan dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam pada lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut telah berumur sekitar 31 hari setelah tanam (HST).

Secara umum kondisi tanaman jagung tumbuh normal dan menunjukkan perkembangan yang baik. Namun demikian, pada sebagian area tanaman ditemukan adanya serangan hama ulat. Untuk mengatasi hal tersebut, pengelola lahan telah melakukan langkah penanganan berupa pengaplikasian insektisida dan fungisida guna mencegah meluasnya serangan hama serta menjaga produktivitas tanaman.

Kapolsek Cerenti, IPTU Peri Padli, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional. Menurutnya, Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

“Melalui pendampingan dan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan program ketahanan pangan yang dijalankan masyarakat dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal dalam mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026,” ujar IPTU Peri Padli, S.H.

Melalui sinergi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan Polri, diharapkan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Cerenti dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru