Polsek Singingi Hilir Musnahkan 4 Rakit Penambangan Emas Ilegal di Sungai Singingi

Senin, 2 Juni 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTANSINGINGI,– Kepolisian Sektor (Polsek) Singingi Hilir di bawah jajaran Polres Kuantan Singingi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukumnya. Pada hari Minggu (01/06/2025), tim gabungan dari Polsek Singingi Hilir melakukan operasi penindakan PETI di aliran Sungai Singingi, Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Singingi Hilir IPDA Dinda E.K, yang bertindak atas nama PS. Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H. Turut serta dalam kegiatan tersebut yaitu Bripka Syahrul AN selaku Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Pauh, Bripka Ongki Alex Sander, S.H., dan Brigadir Risky Muhammad dari unit Reskrim.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, tim mendapati empat unit rakit yang diduga digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal berada di aliran sungai. Meskipun tidak ditemukan adanya aktivitas penambangan yang sedang berlangsung maupun pelaku di lokasi, polisi tetap bertindak tegas.

Sebagai langkah hukum dan pencegahan, keempat rakit PETI tersebut langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dirusak dan dibakar oleh petugas. Proses pemusnahan dilakukan untuk memastikan bahwa alat-alat tersebut tidak bisa dipergunakan kembali dan sebagai bentuk peringatan keras terhadap pelaku penambangan ilegal.

Kapolres kuatan Singingi AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H., melalui Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari operasi rutin Polsek Singingi Hilir dalam rangka menjaga ketertiban dan menekan kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan ilegal.

“Kami akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan lingkungan dan menegakkan hukum di wilayah Singingi Hilir. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas PETI,” ujar IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H.

Operasi penindakan ini selesai pada pukul 14.00 WIB. Situasi selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif, tanpa hambatan berarti. Polisi memastikan akan terus melanjutkan upaya-upaya serupa sebagai bagian dari penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup.” Pungkas Kapolsek.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru