Sukaraja – Kabar menggembirakan datang dari Dusun III Desa Sukaraja, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi. Pembangunan Jembatan Garuda resmi dimulai melalui kegiatan groundbreaking yang dilaksanakan jajaran TNI dari Kodam XIX/ Tuanku Tambusai pada Jumat (27/3/2026).
Pembangunan jembatan gantung ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas wilayah. Jembatan Garuda dirancang untuk menghubungkan Desa Sukaraja dengan kawasan Hulu Teso, sekaligus menjadi solusi akses alternatif bagi masyarakat saat jalan utama terdampak banjir, terutama di musim penghujan.
Kepala Desa Sukaraja, Jajang, menegaskan bahwa kehadiran jembatan ini merupakan kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan warga. Selama ini, akses menuju Hulu Teso kerap terhambat akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan jalan utama sulit dilalui.
“Jembatan ini nantinya akan menjadi jalur alternatif bagi masyarakat, meskipun hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Namun manfaatnya sangat besar bagi mobilitas warga,” ujarnya.
Lebih dari sekadar infrastruktur, Jembatan Garuda diharapkan menjadi penggerak roda perekonomian desa. Dengan akses yang lebih lancar, distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat diproyeksikan akan meningkat secara signifikan.
Jajang juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI dan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi atas dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan Pemkab Kuansing. Kehadiran jembatan ini bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi simbol kolaborasi kuat antara pemerintah dan TNI dalam mendorong pembangunan desa. Dengan semangat gotong royong, proyek ini diharapkan dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.







