Teluk Kuantan — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Hendri Wahyudi, SE, menegaskan bahwa pembangunan portal di sejumlah titik wilayah Kuansing bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan perlindungan bagi masyarakat. Langkah tersebut bukan untuk “memeras” perusahaan, sebagaimana dituding dalam pemberitaan salah satu media daring, RiauBisa, yang terbit pada Selasa malam, 11 November 2025.
“Jika ada perusahaan yang merasa diperas, silakan buktikan dan laporkan. Kami justru berjuang untuk masyarakat agar hak-haknya tidak dikebiri oleh perusahaan yang beroperasi di daerah ini,” tegas Hendri.
Ia juga meminta pihak media RiauBisa untuk lebih selektif dalam menulis berita dan segera menarik kembali pemberitaan yang dinilai tidak berdasar tersebut. “Tulisan itu jelas fitnah dan tidak memiliki dasar yang kuat. Semua kesepakatan antara perusahaan, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Kuansing dilakukan secara terbuka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hendri mengingatkan agar media tetap berpegang pada prinsip jurnalistik yang berimbang dan akurat. “Kami minta media lebih berhati-hati dalam membuat berita. Jika tidak diberikan ruang klarifikasi, kami akan melaporkan hal ini ke Reskrim Polres Kuansing,” tutupnya.
Sementara itu, salah seorang warga Benai, Irawan (37), menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemkab Kuansing membangun portal di sejumlah titik. “Pembangunan portal ini agar perusahaan lebih peduli terhadap kondisi masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Irawan, selama ini ratusan siswa SMAN 1 Benai setiap hari harus menghirup debu akibat lalu lalang truk perusahaan yang melebihi tonase. “Selama bertahun-tahun tidak ada perhatian dari pihak perusahaan. Sekarang ada langkah tegas dari Bupati dan Dinas Perhubungan, kami sangat mendukung,” tambahnya.







