Polda Riau Kirim Ratusan Personel BKO ke Sumatera Barat, Kapolda: Kemanusiaan Melampaui Batas Yuridiksi

Sabtu, 29 November 2025 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Herry Heryawan memberangkatkan ratusan personel Brimob dan Samapta Polda Riau untuk membantu penanganan banjir dan longsor di Sumatera Barat.

Apel pelepasan digelar di Mapolda Riau, Sabtu (29/11/25), sebagai respons cepat atas bencana yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Kapolda Riau mengatakan, saat-saat penuh cobaan seperti ini selalu mengingatkan bangsa Indonesia bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya diukur dari apa yang dimiliki, tetapi dari bagaimana masyarakat saling menjaga dan saling menguatkan ketika musibah datang.

“Hari ini kita melepas personel Brimob dan Samapta Polda Riau untuk membantu penanganan banjir dan longsor di Sumatera Barat. Ini adalah wujud komitmen Polri di mana ada masyarakat yang membutuhkan, di situ negara harus hadir dan polisi harus melayani,” ujar Kapolda.

Ia menegaskan, bencana tidak mengenal batas administratif sehingga kemanusiaan harus melampaui garis yuridiksi.

Menurutnya, solidaritas antarprovinsi merupakan manifestasi dari filosofi dasar Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan seluruh rakyat Indonesia.

“Riau dan Sumbar adalah tetangga. Ketika saudara kita terkena musibah, kita bergerak. Kemanusiaan tidak bisa dibatasi oleh administrasi pemerintahan,” tegasnya.

Total 290 personel diberangkatkan dengan kemampuan dan perlengkapan lengkap untuk mendukung operasi kemanusiaan.

Polda Riau mengerahkan personel BKO beserta armada pendukung, mulai dari 5 bus Brimob, 4 truk peralatan Brimob, mobil water treatment, mobil penghasil air, 3 bus Ditsamapta, rantis K-9, rantis SAR, ambulans Biddokkes, mobil DVI, truk Polairud, mobil tanki logistik BBM, hingga perangkat komunikasi seperti repeater, Vicon, HT Motorola, dan internet satelit Starlink.

Berbagai perlengkapan SAR termasuk tenda medis, pelbet, dapur lapangan, genset, drone, dan peralatan evakuasi turut diberangkatkan untuk memastikan operasi berjalan optimal.

Kapolda menyampaikan, operasi kemanusiaan ini difokuskan pada empat prioritas utama, yakni evakuasi warga terdampak, pembukaan akses dan pembersihan material longsor ringan, distribusi bantuan cepat, serta penguatan keamanan agar seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan aman tanpa gangguan.

“Seluruh langkah ini akan dilaksanakan bersama Polda Sumbar, BPBD, TNI, Basarnas, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya,” jelas Kapolda yang karib disapa Herimen ini.

Kapolda menegaskan, respons cepat bukanlah slogan, tetapi bukti kesiapan Polri dalam menghadapi situasi darurat.

“Informasi diterima, kekuatan dihitung, dan dalam hitungan jam pasukan diberangkatkan. Inilah arti readiness Polri, siap bergerak kapanpun, dimanapun, untuk siapapun,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan solidaritas bahwa bencana alam adalah ujian kemanusiaan yang menguji empati, rasa persaudaraan, serta keberanian untuk saling membantu.

“Riau mengirimkan kekuatan bukan karena diminta, tetapi karena kita peduli,” ucapnya.

Kepada personel yang diberangkatkan, Kapolda memberikan arahan untuk melaksanakan tugas secara profesional, cepat, tepat, dan humanis, mengutamakan keselamatan warga serta keselamatan diri, menjaga nama baik Polda Riau dan Polri, dan memastikan seluruh perkembangan situasi dilaporkan secara real time.

Kapolda memastikan bahwa Polda Riau terus memantau perkembangan situasi di Sumatera Barat. Jika dibutuhkan tambahan pasukan atau dukungan logistik lainnya, Polda Riau siap menambah kekuatan. Ia berharap kehadiran personel Riau dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.

“Semoga saudara-saudara kita di Sumatera Barat diberikan kekuatan, dan semoga kehadiran personel dari Riau dapat membantu memulihkan situasi,” tutupnya. []

Berita Terkait

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan
Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH
Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga
Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:07 WIB

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:03 WIB

Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:03 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH

Kamis, 5 Februari 2026 - 02:59 WIB

Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:32 WIB

Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang

Berita Terbaru