Petai – Suasana penuh semangat dan harapan mewarnai Desa Petai, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, saat Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kuansa Nusantara Berdikari resmi diresmikan, Selasa (17/02/2026).
Peresmian ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam memperkuat masa depan generasi muda melalui pemenuhan gizi yang lebih baik. Kehadiran SPPG menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Program nasional tersebut bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi penerus bangsa, sekaligus memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan siap bersaing.
Sejumlah unsur pimpinan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Singingi Hilir Andi Syamsul, Kepala Desa Petai Asril, Kapolsek Singingi Hilir Iptu Alferdo Krisnata Kaban, SH, Danramil 09 Singingi Kapten Inf Ardiyasman, Komisioner Yayasan Kuansa Nusantara Berdikari Haji Edi Amrah, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat.
Kepala Desa Petai, Asril, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas berdirinya fasilitas tersebut. Ia berharap SPPG dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
“Semoga peresmian ini membawa berkah bagi Desa Petai. Dengan hadirnya SPPG, kita berharap mampu mendukung visi Asta Cita Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dimulai dari pemenuhan gizi anak-anak kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mendukung program tersebut agar berjalan lancar dan berkelanjutan.
“Mari kita terima dan kawal program ini dengan baik. Dengan dukungan bersama, SPPG akan menjadi kebanggaan sekaligus harapan baru bagi desa kita,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Singingi Hilir Andi Syamsul menegaskan bahwa pemerintah tengah menggencarkan berbagai program strategis nasional, termasuk MBG dan Program Koperasi Merah Putih. Ia menilai kehadiran SPPG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi, tetapi juga membuka peluang kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Program MBG dirancang dengan standar kualitas terbaik. Menu makanan disusun oleh tenaga ahli gizi agar benar-benar memberikan manfaat optimal bagi anak-anak,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas konsultasi kesehatan yang tersedia guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan sehat dan pencegahan penyakit sejak dini.
Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan sekitar satu bulan dan menjangkau berbagai daerah di Indonesia kini hadir di Desa Petai sebagai wujud pemerataan layanan gizi. Kehadiran SPPG diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan gizi anak-anak serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, yayasan, dan masyarakat, SPPG Yayasan Kuansa Nusantara Berdikari di Desa Petai diharapkan dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Singingi Hilir.







