Diduga Marak, Puluhan hingga Ratusan Excavator PETI Beroperasi di Sangir Batanghari Dekat Bendungan, Jalan Warga Rusak – Masyarakat Minta Aparat Bertindak

Senin, 9 Maret 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK SELATAN – Di balik aliran sungai yang dahulu menjadi sumber kehidupan masyarakat, kini terdengar deru mesin alat berat yang seolah tak pernah berhenti. Aktivitas penambangan tanpa izin (PETI) di Kecamatan Sangir Batanghari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, dilaporkan masih berlangsung dan diduga melibatkan penggunaan alat berat dalam jumlah besar.

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat sekitar.

Sejumlah warga mengaku sangat mengeluhkan aktivitas penambangan tersebut. Selain merusak bantaran sungai dan lingkungan, jalan kebun milik warga yang selama ini digunakan untuk aktivitas pertanian juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat dilalui kendaraan dan alat berat.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kesedihannya atas kondisi tersebut.

“Jalan kebun kami rusak. Jalan itu kami bangun dengan biaya pribadi. Sampai sekarang aktivitas tambang masih berjalan dan kami melihat seperti tidak ada rasa takut terhadap penindakan. Kami mohon bantuan aparat untuk melindungi jalan kami,” ujarnya dengan nada sedih, Senin (09/03/2026).

Informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan menyebutkan, aktivitas penambangan tersebut diduga terjadi di sejumlah titik sepanjang aliran sungai di wilayah Sangir Batanghari.

Dalam salah satu video yang beredar, terlihat sekitar 30 unit excavator beroperasi bersamaan di bantaran sungai. Mesin-mesin besar itu tampak mengeruk tanah dan mengaduk aliran air yang selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem setempat.

Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa pengawasan dan penanganan yang jelas, warga khawatir kerusakan lingkungan serta infrastruktur masyarakat akan semakin meluas.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dapat turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut serta mengambil langkah tegas apabila terbukti terjadi aktivitas penambangan ilegal.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan aktivitas penambangan tanpa izin tersebut. Semua pihak yang disebutkan dalam informasi ini masih berstatus dugaan dan belum memiliki kekuatan hukum tetap.

Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Pers, serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.(TIM)

Berita Terkait

525 Rakit PETI Dimusnahkan, 17 Tersangka Diciduk Polda Riau di Kuansing
Patroli Bersama Dubalang, Kapolres Kuansing Pastikan Aliran Sungai Batang Kuantan dan Singingi Bersih dari Aktivitas PETI
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, 525 Rakit Dimusnahkan di Kuantan Singingi
Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan
Titip Harapan di Sekolah Rakyat, 392 Anak Riau Siap Menatap Masa Depan
Merah Putih Berkibar di Hati Masyarakat, Sat Intelkam Polres Kuansing Bagikan Bendera Jelang HUT RI ke-81
Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri
Jalan Benai Jadi Sorotan, Plt Bupati Kuansing Kejar Realisasi MoU ke Jakarta
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:35 WIB

525 Rakit PETI Dimusnahkan, 17 Tersangka Diciduk Polda Riau di Kuansing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Patroli Bersama Dubalang, Kapolres Kuansing Pastikan Aliran Sungai Batang Kuantan dan Singingi Bersih dari Aktivitas PETI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, 525 Rakit Dimusnahkan di Kuantan Singingi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Titip Harapan di Sekolah Rakyat, 392 Anak Riau Siap Menatap Masa Depan

Berita Terbaru