Kapolres Kuansing Pantau Perkembangan Tanaman Jagung di Hulu Kuantan, Perkuat Dukungan Swasembada Pangan 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTANSINGINGI – Polres Kuantan Singingi (Kuansing) terus berkomitmen mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2026 melalui kegiatan pemantauan dan pendampingan lahan pertanian di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan pengecekan tanaman jagung di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Jumat (19/6/2026).

Pengecekan dilaksanakan sekitar pukul 09.55 WIB oleh Bhabinkamtibmas Desa Sungai Alah, Bripka Mardian, di lahan ketahanan pangan seluas kurang lebih satu hektare.

Dari hasil pemantauan, tanaman jagung yang telah memasuki usia sekitar 46 hari tanam terlihat tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendukung hasil panen yang optimal sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kami terus mendorong seluruh jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap lahan ketahanan pangan di desa binaan. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan program ini sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung Swasembada Pangan Tahun 2026,” ujar AKBP Hidayat Perdana.

Menurutnya, pemantauan secara berkala juga bertujuan untuk memastikan tanaman tetap terawat dengan baik serta mengantisipasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.

Kapolres berharap tanaman jagung yang saat ini berusia 46 hari dapat terus berkembang secara optimal hingga masa panen, sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuansing menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pembangunan sektor pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan demi terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

IPTU A. Razak
PS. Kasi Humas Polres Kuansing

Email: humaspolreskuansing1@gmail.com
No. HP: +62 812-3372-6363
IG: @humaspolreskuansing
FB: Humas Polres Kuansing
Layanan Polisi: 110.

Berita Terkait

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Tim Gabungan Musnahkan 33 Rakit PETI di Kecamatan Singingi
Pj Sekda Kuansing Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026, Kukuhkan Tim Kerja Satpol PP
Penyakit Masyarakat Jadi Sorotan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Besar Lintas Sektor
Negeri Memanggil! Muklisin Ajak Seluruh Anak Kuansing Meriahkan Pacu Jalur 2026
MASRUL HAKIM: Target PAD Kuansing Rp255 Miliar, Berita Rp155 Miliar Hoaks Akibat Salah Tulis
Muklisin Buka Suara Soal Mundurnya Enam PPPK Kuansing: Pilihan Berat di Tengah Tekanan Ekonomi
Polres Kuansing Bersama Polda Riau Tindak 16 Lokasi PETI dalam Sepekan, 48 Rakit Dimusnahkan
Kapolres Kuansing Pimpin Rakor Pengamanan Pacu Jalur Tepian Narosa 2026, Tekankan Kesiapan dan Sinergi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, Tim Gabungan Musnahkan 33 Rakit PETI di Kecamatan Singingi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Pj Sekda Kuansing Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026, Kukuhkan Tim Kerja Satpol PP

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:29 WIB

Penyakit Masyarakat Jadi Sorotan, Pemkab Kuansing Gelar Rapat Besar Lintas Sektor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Negeri Memanggil! Muklisin Ajak Seluruh Anak Kuansing Meriahkan Pacu Jalur 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:03 WIB

MASRUL HAKIM: Target PAD Kuansing Rp255 Miliar, Berita Rp155 Miliar Hoaks Akibat Salah Tulis

Berita Terbaru