Belum Ada Tindaklanjut, Tambang Emas Ilegal di Kabupaten Solok Tetap Saja Beroperasi.

Selasa, 29 Juli 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAR–Solok|| Disamping komitmen Kapolda Sumatera Barat dalam pemberantasan Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), namun masih ada saja para pelaku tambang yang mencari-cari kesempatan untuk tetap beroperasi diwilayah hukum Polres Solok Arosuka.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media, Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) tersebar beberapa titik kecamatan, seperti ; Kecamatan, Hilir Gumanti, Payung Sekaki dan Tigo Lurah (29/07/2025)

Untuk aktivitas di Hilir Gumanti titik lokasi tersebar di Nagari Sungai Abu, Talang Babungo, Hiliran Gumanti dan Sariak Alahan Tigo, Kemudian di Kecamatan Payung Sekaki PETI tersebar di Nagari Supayang, Kipek, Aia Luo dan Sirukam. Tidak tanggung -tanggung untuk di Kecamatan Payung Sikaki dan Kecamatan Tigo Lurah saja, dikabarkan setidaknya puluhan unit escavator terpantau berkegiatan PETI di dua kecamatan tersebut.

Masing-masing jumlah alat yang terpantau saat ini beroperasi 16 Unit di Kecamatan Tigo Lurah tersebar yang mana tersebar di Nagari Sumanau dan Sumiso, 8 Unit di Nagari Supayang di Jorong Rumah Gadang, 14 unit beraktifitas di Nagari Aia luo mencangkup 7 unit beraktifitas di Jorong Kipek dan 7 lainnya tersebar di jorong lainnya di Nagari Air Luo.

Keberadaan Aktivitas PETI itu bukan tanpa sebab bisa beroperasi secara terang-terangan, sudah menjadi rahasia umum aktivitas itu diduga melibatkan oknum aparat setempat.

Keresahan masyarakat diungkap melalui media sosial yang miris melihat penindakan hukum seolah-olah tebang pilih.

“Bagus jangan di post lagi bang, razia hanya sekedar pencitraan, kalau memang mau razia jagan tumpang tindih, yang pakai payung tidak dirazia yang gak ada payung di razia” Ungkapnya

“Jangan harap tambang ilegal di Solok akan hilang” Tambahnya.

Sebelumnya juga diberitakan, adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang bertujuan untuk ‘Koordinasi Keamanan’, fantastis jumlah yang dikutip mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolda Sumbar diminta Evaluasi anggotanya yang terlibat praktik tambang emas ilegal, jangan sampai kepercayaan publik terhadap Polri dirusak oleh sejumlah oknum yang hanya mencari keuntungan pribadi dan kelompoknya saja.

Mengenai masih beraktivitasnya Aktivitas PETI di Kabupaten Solok Kapolres Solok masih dalam tahap Konfirmasi awak media.(***)

Berita Terkait

Personel Pos Pam Tugu Cerano Laksanakan Gatur Lalin, Ciptakan Kamseltibcarlantas
Dugaan Eksploitasi Pekerja, Kekerasan, hingga Intimidasi Menguat di Kebun Sawit Siak — Aparat Didesak Bertindak Tegas
Respon Cepat Polsek Hulu Kuantan atas Penemuan Mayat di Desa Tanjung Medang
Bupati Kuansing dan Kakan Kemenag Kuansing Silaturahmi ke Kediaman Dr. Syahlan di Pekanbaru
Bupati Kuansing : Jadikan Lebaran Momentum Menguatkan Sinergi dengan provinsi Riau
Kehangatan Idulfitri di Pendopo Bupati Kuansing: Warga Bersilaturahmi, Senyum Mengembang
Bupati Suhardiman Sampaikan Ranperda Perubahan OPD, Dorong Kinerja Pemerintahan Lebih Efektif
Malam Takbiran Bergema di Teluk Kuantan, Bupati Suhardiman Lepas Ribuan Peserta Pawai
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 12:03 WIB

Personel Pos Pam Tugu Cerano Laksanakan Gatur Lalin, Ciptakan Kamseltibcarlantas

Minggu, 22 Maret 2026 - 13:08 WIB

Dugaan Eksploitasi Pekerja, Kekerasan, hingga Intimidasi Menguat di Kebun Sawit Siak — Aparat Didesak Bertindak Tegas

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:33 WIB

Respon Cepat Polsek Hulu Kuantan atas Penemuan Mayat di Desa Tanjung Medang

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:26 WIB

Bupati Kuansing dan Kakan Kemenag Kuansing Silaturahmi ke Kediaman Dr. Syahlan di Pekanbaru

Minggu, 22 Maret 2026 - 06:02 WIB

Bupati Kuansing : Jadikan Lebaran Momentum Menguatkan Sinergi dengan provinsi Riau

Berita Terbaru