Nuansa Melayu Warnai HUT ke-27 Kuansing, Muklisin Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN – Balutan busana Melayu, lengkap dengan tanjak di kepala, mewarnai upacara peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin (12/10/2026) pagi. Di Lapangan Limuno, Teluk Kuantan, nuansa adat dan budaya berpadu dengan suasana khidmat, menghadirkan kebanggaan akan identitas Melayu yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kuansing.

Bagi Kuansing, bertambahnya usia bukan sekadar hitungan tahun. Di balik peringatan hari jadi ini, tersimpan harapan agar daerah terus bertumbuh, masyarakat semakin sejahtera, dan warisan budaya tetap terjaga di tengah perubahan zaman.

Semangat itulah yang terasa dalam upacara peringatan HUT ke-27 Kuansing. Momentum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menjaga jati diri, merawat persatuan, serta memastikan kemajuan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Muklisin, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan daerah. Salah satu perhatian yang disorot ialah penguatan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur strategis yang diharapkan membuka akses ekonomi dan menghadirkan peluang baru bagi masyarakat.

Salah satu upaya yang terus didorong adalah pembangunan jalan tol yang menghubungkan Rengat, Kuansing, hingga Sumatera Barat. Konektivitas tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi barang dan jasa, serta membuka ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas bagi Kuansing dan daerah sekitarnya.

Di usia ke-27 ini, harapan masyarakat pun bertumpu pada pembangunan yang tidak hanya terlihat dari jalan yang terbentang atau infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari terbukanya kesempatan kerja, meningkatnya kesejahteraan keluarga, dan semakin baiknya kualitas hidup masyarakat.

Nuansa adat semakin kental ketika jajaran pimpinan daerah dan peserta upacara hadir mengenakan busana Melayu. Para pejabat tampil dengan pakaian bernuansa nude cream dan tan, lengkap dengan tanjak yang menjadi salah satu simbol identitas budaya Melayu.

Sementara itu, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenakan pakaian Melayu bermotif takuluak barembai. Motif tersebut menambah warna dalam peringatan hari jadi sekaligus merepresentasikan kekayaan tradisi dan budaya Melayu Kuansing.

Pemandangan itu menghadirkan pesan sederhana, tetapi bermakna: kemajuan daerah tidak harus membuat masyarakat melupakan akar budayanya. Sebaliknya, adat dan tradisi dapat menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat dalam melangkah menuju masa depan.

Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Anggota DPD RI daerah pemilihan Riau, KH Muhammad Mursyid, M.Pd.I.; Ketua DPRD Kuansing, H. Juprizal; serta Plt Bupati Kuansing, H. Muklisin, yang didampingi Plt Ketua TP PKK, Hj. Nurhidayah Muniroh.

Hadir pula Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kuansing, Drs. Muradi, M.Si., bersama Ketua Dharma Wanita, Iza Marlina, S.Pd.; Kepala Kejaksaan Negeri Kuansing, Andre, S.H., M.H.; Dandim, Letkol Arh. Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P.; serta Ketua Pengadilan Negeri Teluk Kuantan, Subiar Teguh Wijaya, S.H.

Sejumlah pejabat dan undangan lainnya turut mengikuti rangkaian upacara dengan khidmat.

Peringatan Hari Jadi ke-27 Kuansing menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat kebersamaan. Sebab, masa depan daerah bukan hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, melainkan juga oleh persatuan, kepedulian, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dengan adat yang tetap dijunjung dan pembangunan yang terus diperjuangkan, Kuansing diharapkan mampu melangkah semakin maju tanpa kehilangan jati dirinya. Sebuah harapan agar di setiap pertambahan usia, semakin banyak masyarakat yang merasakan perubahan, semakin terbuka peluang untuk generasi muda, dan semakin kuat kebanggaan menjadi bagian dari Kabupaten Kuantan Singingi.

Berita Terkait

DPRD Kuansing Gelar Paripurna Istimewa Peringati HUT ke-27, Soroti Sinergi Pembangunan
Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
TNI-Polri Bersama Buruh Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Kabaharkam Tekankan Polisi Bersama Masyarakat
Bintang Radio Kuansing Menggelegar, 43 Peserta Bersaing, 6 Lolos ke Final
Muklisin Turun Langsung ke Lahan Sengketa Koto Baru, Pemkab Kuansing Cari Solusi
DPC GRANAT Kuansing Disambut Hangat, Camat Singingi Minta Terlibat dalam Struktur  
Kajati Riau Titip Pesan, Kejari Kuansing Diminta Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Daerah
Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:12 WIB

DPRD Kuansing Gelar Paripurna Istimewa Peringati HUT ke-27, Soroti Sinergi Pembangunan

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Nuansa Melayu Warnai HUT ke-27 Kuansing, Muklisin Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:29 WIB

TNI-Polri Bersama Buruh Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Kabaharkam Tekankan Polisi Bersama Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Bintang Radio Kuansing Menggelegar, 43 Peserta Bersaing, 6 Lolos ke Final

Berita Terbaru