Polres Kuantan Singingi Gencarkan Pemasangan Spanduk “Stop PETI” di Sepanjang Sungai Kuantan

Kamis, 23 Oktober 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTANSINGINGI,– Dalam upaya menekan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar kegiatan pemasangan spanduk imbauan bertuliskan “STOP PERTAMBANGAN TANPA IZIN (PETI)” di sejumlah titik strategis, Kamis (23/10/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh tiga Polsek jajaran, yakni Polsek Kuantan Tengah, Polsek Kuantan Mudik, dan Polsek Cerenti, dengan melibatkan personel dari masing-masing satuan. Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polres Kuansing dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah kegiatan pertambangan ilegal yang dapat merusak ekosistem Sungai Kuantan.

Di wilayah Polsek Kuantan Tengah, pemasangan spanduk dilakukan di Dusun Pesongik dan Tepian Sungai Kuantan Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya. Kegiatan dipimpin oleh Aiptu Aprizal bersama Aipda Alfiyandi, S.H. dan Bripka Rional Prisco. Spanduk berisi imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin karena melanggar hukum dan merusak lingkungan.

Sementara itu, di Polsek Kuantan Mudik, kegiatan serupa dilakukan di Tepi Sungai Kuantan Desa Rantau Sialang dan Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik. Kegiatan dipimpin oleh Aiptu Roni Pasla, S.H., bersama Bripka Wildan Aprian, S.E. dan Bripda Arif Nurhalim. Selain memasang spanduk, petugas juga memberikan sosialisasi mengenai ancaman hukum bagi pelaku PETI sesuai Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang mengatur pidana penjara maksimal lima tahun dan denda hingga seratus miliar rupiah bagi penambang tanpa izin.

Di wilayah Polsek Cerenti, spanduk dipasang di sepuluh titik, baik di wilayah darat maupun di sepanjang pinggiran Sungai Kuantan. Lokasi pemasangan meliputi Desa Pulau Sipan, Pulau Panjang Hilir, Pulau Panjang Hulu, Pulau Jambu, dan Desa Sikakak, serta di Desa Seberang Pulau Busuk, Pulau Busuk, Pulau Bayur, Pulau Panjang, dan Teluk Pauh. Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Bripka Ihsan Saputra bersama para Bhabinkamtibmas, yaitu Bripka Riski Candra, Brigadir Windra, Brigadir Ridwan Sinurat, Brigadir Gusrian, dan Briptu Hengki Saputra. Para petugas juga memberikan edukasi kepada warga agar turut menjaga lingkungan dari dampak PETI.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi atas langkah preventif yang dilakukan oleh seluruh jajaran Polsek. Menurutnya, pemasangan spanduk dan sosialisasi langsung kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif Polres Kuansing untuk menekan aktivitas PETI.

“Melalui spanduk dan sosialisasi, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa pertambangan tanpa izin merupakan tindak pidana yang merusak lingkungan dan merugikan banyak pihak,” ujar AKBP Ricky.

Ia menegaskan bahwa Polres Kuansing tidak akan mentolerir aktivitas penambangan ilegal di sepanjang Sungai Kuantan.

“Kami akan terus menindak tegas setiap aktivitas PETI yang masih ditemukan. Selain merusak ekosistem sungai, kegiatan tersebut juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Kuantan Singingi berharap tingkat kesadaran pelaku PETI terhadap bahaya dan konsekuensi hukum dari praktik PETI semakin meningkat. Kapolres juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan menolak segala bentuk pertambangan tanpa izin.

Polres Kuansing berkomitmen melanjutkan langkah-langkah pencegahan, edukasi, dan penegakan hukum secara berkelanjutan agar Kabupaten Kuantan Singingi terbebas dari aktivitas pertambangan ilegal serta tetap terjaga kelestarian lingkungannya.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

Berita Terkait

Kapolres Kuansing Grand Policing di Singingi Hilir, Ajak Masyarakat Jaga Hutan dan Cegah Karhutla
Polisi Cinta Petani, Kapolres Kuansing Bersama Kelompok Tani Panen Raya 21 Ton Jagung Pipil
Diduga Kolam Limbah PT PCS Jebol, Rumah Warga Kebanjiran – LSM KPK RI Kuansing Desak Dinas Terkait Turun Tangan dan Bertindak Tegas
Polsek Hulu Kuantan Cek Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Tanjung Medang, Dukung Program Swasembada Pangan 2026
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan PETI di Sungai Tanalo Ulu, Lima Rakit Dimusnahkan
Ketua DPRD Juprizal Dukung Penuh Tuntutan Buruh Kuansing
May Day 2026 di Kuansing Berlangsung Kondusif, Kapolres Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Buruh
Mafirion Turun Langsung, Perkuat Usaha Budidaya Ikan di Kuantan Singingi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:32 WIB

Kapolres Kuansing Grand Policing di Singingi Hilir, Ajak Masyarakat Jaga Hutan dan Cegah Karhutla

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:20 WIB

Polisi Cinta Petani, Kapolres Kuansing Bersama Kelompok Tani Panen Raya 21 Ton Jagung Pipil

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:09 WIB

Diduga Kolam Limbah PT PCS Jebol, Rumah Warga Kebanjiran – LSM KPK RI Kuansing Desak Dinas Terkait Turun Tangan dan Bertindak Tegas

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:57 WIB

Polsek Hulu Kuantan Cek Perkembangan Tanaman Jagung di Desa Tanjung Medang, Dukung Program Swasembada Pangan 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 08:26 WIB

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan PETI di Sungai Tanalo Ulu, Lima Rakit Dimusnahkan

Berita Terbaru