Polsek Singingi Cek Tanaman Jagung di Desa Air Emas, Dukung Program Swasembada Pangan 2025

Senin, 22 September 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi melalui Polsek Singingi terus berkomitmen mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025 yang dicanangkan pemerintah. Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, jajaran Polsek Singingi melaksanakan pengecekan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan Desa Air Emas, Kecamatan Singingi, Senin (22/9/2025) pukul 10.00 WIB.

Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Air Emas Aipda Rio Hendri bersama Kasi Pemerintahan Desa Air Emas, Putra Minto. Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang berada di atas lahan seluas kurang lebih 1 hektar tersebut kini telah berumur 68 hari setelah tanam. Kondisi tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan positif.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Singingi IPTU Azhari, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan pengecekan lahan ketahanan pangan merupakan salah satu langkah Polri dalam bersinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

“Polri melalui Polsek Singingi senantiasa hadir untuk mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Pengecekan ini dilakukan agar perkembangan tanaman dapat terpantau dengan baik sehingga hasil panen nantinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolsek menyampaikan arahan Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa program ketahanan pangan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi memerlukan dukungan semua pihak, termasuk Polri. Lahan jagung yang dikelola di Desa Air Emas diharapkan mampu berkontribusi dalam meningkatkan produksi pertanian, khususnya jagung, sebagai komoditas strategis yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Dengan pengelolaan yang baik, lahan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat setempat sekaligus menopang program swasembada pangan nasional. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk menyukseskannya,” tambahnya.

Dengan tanaman jagung yang tumbuh subur hingga usia 68 hari, diharapkan hasil panen mendatang dapat maksimal. Hal ini diharapkan pula menjadi contoh positif bagi masyarakat luas untuk terus mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

Berita Terkait

Emas Ilegal Menggila di Sijunjung: Alam Dihancurkan, Hukum Dipertanyakan
Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan
Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH
Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga
Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:13 WIB

Emas Ilegal Menggila di Sijunjung: Alam Dihancurkan, Hukum Dipertanyakan

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:54 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:07 WIB

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:03 WIB

Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:03 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH

Berita Terbaru