13th ASEAN Paragames Thailand 2026, Suparniati Atlet difabel Indonesia Asal Kuansing Berhasil Sabet Medali Emas nomor Tolak Peluru

Senin, 26 Januari 2026 - 05:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI – Di balik gemerlap podium 13th ASEAN Paragames Nakhon Ratchasima (Korat) Thailand tahun 2026, ada kisah sunyi dari tanah kampung yang jarang terdengar, Suparniati (33), wanita asal Beringin Jaya , Kecamatan Sentajo Raya berdiri tegak dengan medali emas di lehernya nomor Tolak Peluru T20.

Event ini, mengambil tema “Create Pride Together” mempertandingkan lebih dari 20 cabang pertandingan, menonjolkan semangat solidaritas dan inklusi. 13th ASEAN Paragames itu diadakan di Nakhon Ratchasima (Korat), Thailand, berlangsung selama enam hari sejak 20–26 Januari 2026.

Diketahui, kontingen Indonesia menurunkan 290 Atlet, termasuk Atlet Asal Kuansing Suparniati yang berkesempatan ikut mewakili Indonesia pada even bergengsi tersebut. Even 13th ASEAN Paragames diketahui mengusung tema maskot Nong Jai Kaeng (kucing Korat) yang melambangkan tekad dan persatuan. Fokus even ini di ketahui menghadirkan Green Games dan mempromosikan kesetaraan dalam olahraga.

Ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa, lahir dari perjuangan panjang, hidup yang serba terbatas. Suparniati tumbuh di sebuah desa kecil di Kabupaten Kuantan Singingi. Sejak dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) Suparniati sudah mengasah bakatnya di bidang olah raga ini. Setiap pagi, ia menyaksikan ayahnya almarhum Asmareja .dan Ibu wagiah sebagai seorang petani di desanya.
Anak bungsu dari delapan bersaudara ini
turun di nomor tolak peluru T20 dengan prestasi gemilang dengan berhasil merebut medali emas.

” Alhamdulillah, Atlet kita yang mewakili Indonesia di even Paragames di Thailand berhasil merebut medali emas, nomor Tolak Peluru T20,” ujar Martapen Pelatih Atletik Kuansing saat dihubungi melalui telepon pribadinya pada (26/01/2026) siang.

Menurut Martapen, pelatih Atletik Kuansing, berbagai Prestasi gemilang telah di capai Suparniati antara lain, medali emas nomor Tolak peluru pada Porprov Bengkalis tahun 2014, medali emas tolak peluru pada Porprov Inhu tahun 2017, medali emas nomor tolak peluru pada Porprov Kampar 2020, dan Medali Emas nomor tolak peluru pada Porprov Kuansing 20223

Kemudian di tingkat pelajar Papernas Riau 2012 nomor tolak peluru medali emas , Lempar cakram medali dan lempar lembing medali emas.
Selanjutnya Papernas Jawa barat 2016 nomor tolak peluru dan lempar cakram medali emas. Papernas Papua 2021 nomor tolak peluru meraih medali emas.
Papernas Solo 2024 lempar cakram meraih meraih emas.

Selanjutnya ASEAN paragames Malaysia tahun 2017 nomor tolak peluru memperoleh medali emas.
Asean paragames Indonesia 2022 nomor tolak peluru meraih medali emas. Kemudian Asean paragames di Camboja tahun 2023 juga berhasil merebut medali emas pada nomor tolak peluru putri.

Asia paragames Indonesia tahun 2018 kembali berhasil merebut medali emas
( tolak peluru emas ) pada nomor Tolak peluru, selanjutnya pada tahun 2023 Asia paramgaes hangzo China 2023, berhasil merebut medali perak pada nomor tolak peluru.

Dengan fasilitas latihan yang terbilang sangat terbatas, minimnya anggaran tidak membuat semangat wanita kelahiran Beringin Jaya Sentajo Raya ini patah semangat untuk berlatih. berkat keyakinan, dan fokus dalam berlatih, anak kampung ini berhasil merebut medali emas mewakili Indonesia pada even Asean Paragames di Thailand.

“Dengan peralatan seadanya—bola besi bekas dan lapangan tanah yang becek saat hujan Suparniati berlatih sendiri. Tangannya sering lecet, tubuhnya pegal, namun ia memilih diam dan kembali melempar. Saat teman-temannya pulang dan beristirahat, Suparniati masih berdiri di tengah lapangan, menatap jauh sambil menggenggam mimpi yang hanya ia sendiri berani percayai,” ujar Martapen Pelatih Atletik Kuansing mengenang perjuangan Suparniati saat dia masih duduk di bangku SMP di awal awal pengenalannya di dunia Atletik.

Tak jarang ia harus menahan lapar karena uang saku lebih sering disisihkan untuk membantu orang tua. Ejekan dan keraguan dari sekitar sempat membuatnya goyah, namun satu hal yang selalu ia pegang keinginan untuk mengubah nasib keluarga melalui prestasi telah terpatri di dadanya sehingga semangat untuk berjuang nya tidak kendor.

Hari pertandingan menjadi saksi bisu, di antara atlet-atlet dari Negara lain, Suparniati melangkah maju mewakili Indonesia dengan seragam merah putih. Saat peluru meluncur dari tangannya dan mendarat jauh di angka 15,20 meter, stadion seketika sunyi lalu bergemuruh. Lemparan itu mengantarkannya meraih medali emas pada even Asean Paragames yang dilaksanakan di Nakhon Ratchasima (Korat) Thailand.

Berita Terkait

525 Rakit PETI Dimusnahkan, 17 Tersangka Diciduk Polda Riau di Kuansing
Patroli Bersama Dubalang, Kapolres Kuansing Pastikan Aliran Sungai Batang Kuantan dan Singingi Bersih dari Aktivitas PETI
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, 525 Rakit Dimusnahkan di Kuantan Singingi
Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan
Titip Harapan di Sekolah Rakyat, 392 Anak Riau Siap Menatap Masa Depan
Merah Putih Berkibar di Hati Masyarakat, Sat Intelkam Polres Kuansing Bagikan Bendera Jelang HUT RI ke-81
Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri
Jalan Benai Jadi Sorotan, Plt Bupati Kuansing Kejar Realisasi MoU ke Jakarta
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:35 WIB

525 Rakit PETI Dimusnahkan, 17 Tersangka Diciduk Polda Riau di Kuansing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Patroli Bersama Dubalang, Kapolres Kuansing Pastikan Aliran Sungai Batang Kuantan dan Singingi Bersih dari Aktivitas PETI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, 525 Rakit Dimusnahkan di Kuantan Singingi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Titip Harapan di Sekolah Rakyat, 392 Anak Riau Siap Menatap Masa Depan

Berita Terbaru