Niko, Suli, Kaciak Disebut dalam Dugaan Kepemilikan Puluhan Ekskavator PETI di Solok, Aparat Didesak Bertindak

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Solok – Praktikpertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Solok kembali menjadi sorotan. Di tengah laporan aktivitas alat berat yang disebut masih beroperasi, desakan terhadap aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas kian menguat.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, aktivitas tambang diduga berlangsung di kawasan Sungai Andaleh, Jorong Lembang, Nagari Tiga Lurah, Kecamatan Lembang Jaya.

“Saat ini aktivitas disebut-sebut masih berjalan di Sungai Andaleh. Alat berat cukup banyak beroperasi,” ujar seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (3/3/2026).

Sumber lain menyebutkan, kegiatan tersebut diduga melibatkan puluhan ekskavator yang beroperasi hampir tanpa henti. Dalam keterangannya, beberapa nama disebut-sebut sebagai pihak yang diduga memiliki atau menguasai alat berat di lokasi tersebut.
“Sudah lama berlangsung di daerah Tiga Lurah dan Gerabak Data. Pemain besarnya Niko, Suli, dan Kaciak,” ungkap sumber tersebut.

Ia mengklaim, Niko diduga memiliki belasan unit alat berat, Suli sekitar 27 unit, dan Kaciak sekitar 10 unit. Namun demikian, seluruh informasi tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak-pihak yang disebutkan maupun dari aparat penegak hukum.

Selain dugaan kepemilikan alat berat, beredar pula isu mengenai adanya setoran per unit alat kepada oknum tertentu agar aktivitas tetap berjalan. Tudingan ini masih sebatas informasi dari narasumber dan belum dapat diverifikasi secara independen.

“Isu setoran itu sudah lama beredar. Karena itu tambang tetap berjalan meski diprotes,” kata sumber tersebut.

Sorotan publik juga mengarah pada dugaan rantai distribusi emas hasil tambang tanpa izin. Salah satu toko emas RATU di Pasar Raya Kota Solok disebut-sebut terkait dalam alur distribusi tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak toko emas dimaksud.

Nama Suli juga disebut memiliki pengaruh dalam aktivitas pertambangan di sejumlah wilayah lain. Namun, aparat penegak hukum belum memberikan pernyataan resmi terkait berbagai informasi yang beredar di masyarakat.

Masyarakat berharap aparat, baik di tingkat Polda Sumbar maupun Polres Solok, segera melakukan penelusuran menyeluruh dan transparan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut serta menegakkan hukum tanpa tebang pilih.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penanganan dugaan aktivitas PETI di wilayah Kabupaten Solok.(TIM)

Berita Terkait

525 Rakit PETI Dimusnahkan, 17 Tersangka Diciduk Polda Riau di Kuansing
Patroli Bersama Dubalang, Kapolres Kuansing Pastikan Aliran Sungai Batang Kuantan dan Singingi Bersih dari Aktivitas PETI
Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, 525 Rakit Dimusnahkan di Kuantan Singingi
Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan
Titip Harapan di Sekolah Rakyat, 392 Anak Riau Siap Menatap Masa Depan
Merah Putih Berkibar di Hati Masyarakat, Sat Intelkam Polres Kuansing Bagikan Bendera Jelang HUT RI ke-81
Unggul di Enam Kategori, Polda Riau Juara Umum Ketahanan Pangan Polri
Jalan Benai Jadi Sorotan, Plt Bupati Kuansing Kejar Realisasi MoU ke Jakarta
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:35 WIB

525 Rakit PETI Dimusnahkan, 17 Tersangka Diciduk Polda Riau di Kuansing

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:21 WIB

Patroli Bersama Dubalang, Kapolres Kuansing Pastikan Aliran Sungai Batang Kuantan dan Singingi Bersih dari Aktivitas PETI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Operasi PETI Kuantan Merah Putih Presisi 2026, 525 Rakit Dimusnahkan di Kuantan Singingi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:03 WIB

Ekspedisi Merah Putih Presisi Jangkau Kuala Selat, 500 Hektare Mangrove Disiapkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:57 WIB

Titip Harapan di Sekolah Rakyat, 392 Anak Riau Siap Menatap Masa Depan

Berita Terbaru