Penadah Emas Diduga Ilegal di Lubuk Ambacang Dinilai Kebal Hukum

Minggu, 9 November 2025 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Ambacang, Hulu Kuantan – Aktivitas penadah emas yang diduga ilegal di Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, terus menuai sorotan. Dua nama yang disebut-sebut terlibat, yakni Ifon dan Amek, dinilai kebal hukum karena tetap beroperasi secara terbuka di depan pemukiman warga pada Jumat (7/11/2025).

Berdasarkan hasil wawancara awak media dengan sejumlah warga, keduanya tampak tidak gentar terhadap aparat penegak hukum (APH). Warga menduga ada pihak-pihak tertentu yang melindungi aktivitas mereka.

“Sepertinya orang itu ada bayaran sama preman setempat, makanya polisi tak berani menindak dari dulu,” ujar seorang warga awak media.

Warga lain menambahkan, “Kalau ada APH masuk, pasti dihadang oleh para preman yang dibayar Ifon dan Amek,” ungkap seorang pria paruh baya yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Di tempat terpisah, seorang tokoh masyarakat bernama Yd menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kini berada dalam situasi darurat penambangan emas tanpa izin (PETI).

“Masak APH ditundukkan sama preman pasar Lubuk Ambacang? Ini tidak wajar lagi. Mereka harus tunduk kepada hukum,” tegas Yd.

Masyarakat berharap Kapolres Kuansing AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dapat memberikan perhatian serius terhadap dugaan aktivitas ilegal tersebut.

“Kalau ada waktu, suruh saja anggotanya turun langsung ke Pasar Lubuk Ambacang biar tahu apa yang sebenarnya terjadi di sini,” tutup Yd.

Sumber: metro24.co.id

Berita Terkait

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan
Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH
Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga
Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 11:54 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polres Kuansing Ajak Pelajar hingga Petugas Lapas Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:07 WIB

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:03 WIB

Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:03 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH

Kamis, 5 Februari 2026 - 02:59 WIB

Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga

Berita Terbaru