Saat Riau Tak Lagi Sekadar Menonton di Tanah Sawitnya Sendiri

Rabu, 22 April 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau kini mendapat ruang untuk ikut mengelola perkebunan kelapa sawit – komoditas yang selama ini menjadi denyut nadi ekonomi daerah. Izin dari PT Agrinas bukan sekadar formalitas, melainkan pintu masuk bagi daerah untuk berdiri lebih tegak di atas kekuatan sendiri.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan kabar ini dalam rapat paripurna DPRD Riau. Namun lebih dari sekadar laporan resmi, ini adalah sinyal bahwa Riau tidak lagi hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri.

“Ini kabar baik. Kita diberi peluang untuk terlibat langsung, dan itu berarti ada harapan baru untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

Di balik angka-angka pendapatan, ada wajah-wajah masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor ini. Ada harapan tentang lapangan kerja, tentang ekonomi keluarga yang lebih stabil, dan tentang masa depan yang lebih pasti di sekitar hamparan kebun sawit.

Langkah ini menjadi penting – bukan hanya untuk menambah kas daerah, tetapi untuk memastikan bahwa kekayaan alam Riau benar-benar kembali memberi manfaat bagi rakyatnya.

Ke depan, pembahasan teknis akan segera dilakukan. Pola kerja sama, sistem pengelolaan, hingga pembagian hasil akan dirumuskan bersama. Ini adalah fase krusial yang akan menentukan apakah peluang ini benar-benar menjadi lompatan besar, atau sekadar lewat begitu saja.

Riau sedang berada di persimpangan: tetap berjalan di tempat, atau melangkah maju dengan kendali yang lebih kuat atas sumber dayanya sendiri.

Berita Terkait

Motor Cross Wan Hok Pasir Emas Siap Digelar, Perebutkan Uang Pembinaan Rp75 Juta
Polres Kuansing Ungkap Karhutla di Hutan Lindung Bukit Betabuh, Dua Tersangka Diamankan
Jumat Curhat, Polsek Jajaran Polres Kuansing Dekatkan Polisi dengan Masyarakat
Polres Kuansing, Lapas dan BNNK Bersinergi Cek Urine Napi dan Petugas Lapas Teluk Kuantan
Desi Guswita Luruskan Pemberitaan: Saya Belum Diperiksa, Surat yang Diterima Adalah Undangan Wawancara
Desi Guswita Pertanyakan Transparansi DPRD Kuansing: Kritik Bukan Kejahatan
Alat berat dan box penyaring emas beroperasi di belakang kampung Silagawen Menek Pasaman Barat, warga resah desak Kapolda Sumbar turun langsung
Polsek Singingi Tertibkan Dua Rakit PETI di Muara Lembu
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:10 WIB

Motor Cross Wan Hok Pasir Emas Siap Digelar, Perebutkan Uang Pembinaan Rp75 Juta

Jumat, 18 September 2026 - 06:33 WIB

Polres Kuansing Ungkap Karhutla di Hutan Lindung Bukit Betabuh, Dua Tersangka Diamankan

Jumat, 18 September 2026 - 06:29 WIB

Jumat Curhat, Polsek Jajaran Polres Kuansing Dekatkan Polisi dengan Masyarakat

Jumat, 18 September 2026 - 06:25 WIB

Polres Kuansing, Lapas dan BNNK Bersinergi Cek Urine Napi dan Petugas Lapas Teluk Kuantan

Rabu, 16 September 2026 - 12:58 WIB

Desi Guswita Luruskan Pemberitaan: Saya Belum Diperiksa, Surat yang Diterima Adalah Undangan Wawancara

Berita Terbaru