Titip Harapan di Sekolah Rakyat, 392 Anak Riau Siap Menatap Masa Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing – Harapan baru untuk ratusan anak di Riau mulai terwujud. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kabupaten Kuantan Singingi resmi dibuka, Sabtu (15/8/2026) pagi.

Sebanyak 392 siswa-siswi Sekolah Rakyat se-Provinsi Riau mengikuti kegiatan tersebut. Pembukaan dilakukan Plt Bupati Kuansing H. Muklisin yang diwakili Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si.

Dalam sambutannya, Muradi mengatakan Sekolah Rakyat menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan melalui pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.

“Kami berharap para siswa mengikuti proses pendidikan dengan sungguh-sungguh, disiplin dan penuh semangat. Jadikan kesempatan ini sebagai langkah untuk meraih cita-cita dan membanggakan orang tua serta daerah,” ujar Muradi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kuansing Ziyadul Kamal, S.Pd.I., MA., memastikan pihaknya siap memberikan pendidikan terbaik sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi para siswa.

“Kami siap mendidik, membimbing dan mengembangkan potensi anak-anak. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi dan memiliki masa depan yang cerah,” ungkap Ziyadul.

Momen pembukaan MPLS juga diwarnai suasana haru dari para orang tua siswa. Salah satunya Fitri, wali murid asal Teluk Belanga, Rokan Hilir (Rohil).
Fitri menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden atas hadirnya program Sekolah Rakyat. Baginya, kesempatan tersebut menjadi harapan besar bagi masa depan anaknya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak kami untuk bersekolah di Sekolah Rakyat. Anak saya kami titipkan di sini, semoga bisa belajar dengan baik dan ke depannya sukses,” ungkap Fitri.

Ia berharap pendidikan yang diterima anaknya di Sekolah Rakyat dapat membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

Bagi Fitri dan para orang tua lainnya, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat menuntut ilmu. Program ini menjadi harapan baru untuk mengubah masa depan anak sekaligus mengangkat kehidupan keluarga.

Kini, 392 siswa se-Riau memulai langkah baru. Dari lingkungan sekolah inilah, mereka diharapkan tumbuh, belajar, dan mengejar cita-cita untuk menatap masa depan yang lebih cerah.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru