TELUK KUANTAN – Panggung Bintang Radio Kuansing 2026 menggelegar di Astaka Taman Jalur, Teluk Kuantan, Kamis (8/10/2026) malam. Sebanyak 43 peserta ambil bagian dalam ajang olah vokal untuk memeriahkan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Enam peserta berhasil melaju ke grand final.
Lomba yang ditaja Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing ini disambut antusias masyarakat. Ajang tersebut sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan mengembangkan kemampuan bernyanyi.
Lomba dibuka Asisten II Setda Kuansing, Drs Napisman. Ia meminta peserta tampil percaya diri dan menjadikan kompetisi sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan.
“Jangan takut kalah dan jangan takut salah nada. Nikmati panggungnya dan jadikan panggung ini sebagai tempat untuk belajar, mengasah kemampuan, serta menunjukkan potensi diri,” pesan Napisman.
Ia juga mengingatkan dewan juri agar melakukan penilaian secara objektif dan profesional. Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendukung ruang kreativitas bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi.
Ketua DPC Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kuansing, Seprialis, mengatakan Bintang Radio menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan seni olah vokal sekaligus mencari bibit penyanyi potensial di daerah.
Dari 43 peserta yang mengikuti kompetisi, sebanyak 13 orang berhasil masuk semifinal. Setelah bersaing pada Kamis malam, enam peserta dinyatakan lolos ke grand final yang digelar Jumat (9/10/2026) malam di lokasi yang sama.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing Ir Emerson, Camat Kuantan Tengah Eka Putra, serta Ketua Permanik Kedar.
Pelaksanaan Bintang Radio Kuansing 2026 didukung sejumlah pihak, di antaranya Tri Arga Sound, Asadel, Yamaha Alfa Scoorpi, dan Saloni Batik.







