KUANSING- Di tengah kesibukan persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau, ada satu tugas penting yang tak selalu terlihat oleh masyarakat. Di balik kemegahan panggung, ramainya peserta, dan semarak penyambutan tamu, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bersiap menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak yang hadir.
Menjelang pembukaan MTQ, BPBD Kuansing mulai mematangkan berbagai langkah kesiapsiagaan dengan mengerahkan personel siaga dan mendirikan tenda induk penanggulangan sebagai pusat koordinasi jika terjadi keadaan darurat selama kegiatan berlangsung.
Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, Drs. Yulizar M, mengatakan bahwa kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen BPBD dalam mendukung suksesnya perhelatan keagamaan terbesar di Provinsi Riau itu.
“Kami siap siaga mendukung suksesnya MTQ ke-44 Provinsi Riau. BPBD telah mempersiapkan tenda induk penanggulangan yang akan menjadi pusat koordinasi apabila terjadi kondisi darurat selama kegiatan berlangsung,” ujar Yulizar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).
Menurutnya, keberadaan tenda induk bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan simbol kesiapan para petugas yang akan berjaga siang dan malam demi memastikan ribuan peserta, official, tamu undangan, dan masyarakat dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman.
Kesigapan BPBD menjadi semakin penting mengingat MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau diperkirakan akan menghadirkan ribuan orang dari berbagai kabupaten dan kota di Riau. Berbagai kemungkinan, mulai dari cuaca ekstrem, kebakaran, hingga situasi darurat lainnya harus diantisipasi sejak dini.
Tak hanya fokus pada MTQ, BPBD Kuansing juga telah menyiapkan tenda induk evaluasi yang nantinya akan digunakan untuk mendukung Festival Pacu Jalur 2026. Agenda budaya kebanggaan masyarakat Kuansing tersebut setiap tahunnya selalu menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai daerah.
Yulizar menegaskan bahwa seluruh personel BPBD akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi yang memerlukan penanganan darurat.
“Kami ingin memastikan setiap kegiatan besar yang digelar di Kuansing mendapat dukungan penuh dari sisi kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana. Keselamatan peserta dan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Bagi masyarakat, kehadiran petugas BPBD mungkin tidak selalu menjadi sorotan utama. Namun di balik setiap acara yang berlangsung aman dan lancar, terdapat kerja keras, kesiapsiagaan, dan pengorbanan para petugas yang selalu bersiaga tanpa mengenal waktu.
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi saat ini terus mematangkan seluruh aspek persiapan menjelang MTQ ke-44 Provinsi Riau. Selain infrastruktur dan akomodasi, perhatian juga diberikan pada sektor keamanan, kesehatan, dan kebencanaan agar seluruh tamu yang datang dapat merasakan kenyamanan selama berada di Negeri Jalur.
Dengan semangat pengabdian dan kesiapan yang terus dimaksimalkan, BPBD Kuansing berharap dapat menjadi bagian dari kesuksesan MTQ ke-44 Provinsi Riau dan Festival Pacu Jalur 2026. Sebab bagi mereka, keberhasilan sebuah perhelatan bukan hanya diukur dari kemeriahannya, tetapi juga dari rasa aman yang dirasakan setiap orang yang hadir.







