Ketua JMSI Soroti Lambatnya Polres Kuansing Tangkap Pelaku Penganiayaan Wartawan saat Kerusuhan Penertiban PETI

Senin, 13 Oktober 2025 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK KUANTAN – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kuantan Singingi, Rowandri, mendesak aparat kepolisian segera menangkap para pelaku penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi saat kerusuhan penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, Selasa (7/10/2025) siang.

Wartawan yang menjadi korban mengaku telah memberikan keterangan lengkap kepada pihak kepolisian, termasuk menyebutkan tiga nama pelaku yang dikenalnya dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Wartawan yang menjadi korban sudah lapor, dan di-BAP. Namun para pelaku belum ditangkap,” ujar Rowandri, Senin (13/10/2025).

Selain dianiaya secara brutal, sepeda motor milik wartawan tersebut juga dibakar pelaku PETI.

Hingga kini, korban masih menunggu komitmen Polres Kuansing untuk menindaklanjuti laporan dan menangkap para pelaku.

Ketua JMSI menilai, lambatnya proses hukum akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum dan perlindungan terhadap profesi wartawan.

“Jika dibiarkan berlarut-larut, ini akan menjadi momok bagi wartawan lain yang menjalankan tugas jurnalistik di lapangan,” tegas Rowandri.

Ia menekankan bahwa wartawan yang bekerja menjalankan tugas jurnalistiknya dilindungi oleh Undang-Undang Pers, sehingga segala bentuk kekerasan terhadap jurnalis tidak bisa dibenarkan.

Rowandri juga mengingatkan bahwa wibawa hukum dipertaruhkan dalam kasus ini.

JMSI menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga para pelaku dihukum sesuai aturan yang berlaku.

“Kita berharap Kapolres Kuansing bertindak cepat dan tegas. Jika tidak, ini akan melemahkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum,” tambahnya.

Berita Terkait

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI
Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg
Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher
Polres Kuansing Dukung Asta Cita Presiden, Tanam Jagung Pipil di Enam Desa Kecamatan Cerenti
Bursa Ketua Parpol di Kuansing Menghangat, Nama Muklisin Mulai Disebut
Ketua DPRD Kuansing Pimpin Ketok APBD Perubahan 2026 Rp1,659 Triliun
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kapolda Baru Sumbar Dihadapkan pada Tantangan Pemberantasan PETI

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Enam Pabrik Sawit di Kuansing Tersorot: Bagaimana dengan Puluhan PKS Lainnya, Apakah Benar-Benar Aman?

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Enam PKS Disetop, Harga TBS Petani Kuansing Anjlok Jadi Rp2.800/Kg

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Angin Kencang Nyaris Renggut Nyawa di Dekat Masjid Agung: Reklame Tumbang, Kabel Terjuntai, Warga Tersangkut Leher

Berita Terbaru