KUANSING – Persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Sejumlah fasilitas utama, termasuk astaka utama yang akan menjadi pusat kegiatan MTQ, kini memasuki tahap penyelesaian akhir.
Pemerintah Kabupaten Kuansing bersama panitia pelaksana terus melakukan pemantauan dan percepatan pembangunan sarana pendukung di kawasan Tepian Narosa agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung maksimal dan memberikan kenyamanan bagi peserta maupun pengunjung.
Astaka utama yang menjadi ikon penyelenggaraan MTQ tahun ini menjadi fokus utama pengerjaan. Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan suasana yang megah dan representatif untuk menyukseskan ajang keagamaan terbesar di Provinsi Riau tersebut.
Asisten III Sekretariat Daerah Kuansing, Azhar Ali, didampingi Ketua Pelaksana MTQ Indra Sukri serta Ketua Gelanggang Herlianto, meninjau langsung progres pembangunan astaka pada Minggu (7/6/2026). Peninjauan dilakukan guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami terus memantau perkembangan pembangunan astaka sebagai pusat pelaksanaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau. Alhamdulillah, progresnya berjalan dengan baik dan kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum kegiatan dimulai,” ujar Azhar Ali.
MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026. Kegiatan ini akan diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Riau serta diperkirakan menarik ribuan pengunjung ke Kuantan Singingi.
Tak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, MTQ tahun ini juga diproyeksikan memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah. Kehadiran peserta, official, dan wisatawan diyakini akan menggerakkan aktivitas UMKM serta meningkatkan kunjungan ke berbagai destinasi unggulan di Kuansing.
Menambah semarak pelaksanaan MTQ, panitia juga mempersiapkan sejumlah agenda pendukung yang menjadi daya tarik masyarakat, salah satunya Pacu Jalur Rayon II. Event budaya kebanggaan masyarakat Kuansing tersebut akan digelar bertepatan dengan rangkaian MTQ, sehingga diharapkan mampu menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kekayaan budaya daerah.
Dengan progres pembangunan yang hampir rampung serta dukungan seluruh elemen masyarakat, Kuansing optimistis dapat menjadi tuan rumah yang sukses dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta dan tamu yang hadir pada MTQ Riau ke-44 tahun 2026.







