TELUK KUANTAN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, membuka Batik Carnival dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kuansing 2026. Kegiatan tersebut digelar di Teluk Kuantan, Senin malam (12/10/2026).
Batik Carnival menjadi salah satu agenda untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Kuansing. Acara ini menampilkan beragam kreasi busana bernuansa batik yang memadukan unsur seni, kreativitas, dan budaya.
Pembukaan kegiatan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kuansing beserta istri, jajaran pemerintah daerah, serta sejumlah undangan.
Suasana malam semakin meriah dengan penampilan berbagai kreasi busana batik. Perpaduan motif dan warna yang ditampilkan menjadi daya tarik bagi masyarakat yang hadir menyaksikan acara tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif
Batik Carnival tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan menghargai kekayaan budaya Indonesia. Selain itu, kreativitas generasi muda diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.
Penyelenggaraan Batik Carnival juga berpotensi mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kuansing. Kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang promosi bagi pelaku industri kreatif sekaligus menambah daya tarik Teluk Kuantan sebagai pusat kegiatan budaya daerah.
Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Kuansing menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Berbagai kegiatan yang digelar diharapkan tidak hanya memeriahkan hari jadi daerah, tetapi juga memperkuat persatuan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap Kabupaten Kuansing.
Kuansing sendiri dikenal luas dengan tradisi Pacu Jalur yang menjadi salah satu identitas budaya daerah.
Melalui rangkaian perayaan HUT ke-27 ini, semangat pelestarian budaya diharapkan terus tumbuh seiring dengan perkembangan daerah.
Batik Carnival pun menjadi salah satu agenda yang mewarnai perayaan hari jadi Kuansing, sekaligus menunjukkan bahwa seni dan budaya memiliki peran penting dalam memperkuat identitas serta kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.







