KUANTANSINGINGI,– Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan progres positif. Memasuki hari ke-5, pekerjaan telah sampai pada tahap pemboran besi UNP untuk gelagar hingga pengecoran pondasi. Sabtu (14/2/2026),
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB tersebut dilaksanakan di Desa Muara Petai dengan melibatkan 30 personel gabungan. Rinciannya, 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, pembangunan juga didukung partisipasi masyarakat setempat serta lima orang teknisi.
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat, khususnya dalam membuka akses transportasi yang aman dan layak.
“Memasuki hari kelima, pekerjaan sudah berada pada tahap pemboran besi UNP untuk gelagar, pemasangan angkur batangan bawah, pembuatan tapak pondasi, serta pengecoran pondasi. Progres fisik berjalan sesuai rencana dan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Hidayat Perdana.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini membutuhkan akses penyeberangan yang lebih aman.
“Sinergi antara personel Polri, teknisi, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan ini. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan pekerjaan, sejumlah peralatan digunakan seperti mesin las, palu, gerinda tangan, penggaris baja, bor, catrol, linggis, cangkul, tembilang, serta perlengkapan lainnya guna menunjang kelancaran proses pembangunan.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi terus berjalan optimal. Diharapkan, jembatan ini segera rampung dan dapat digunakan masyarakat sebagai akses penghubung yang aman dan representatif antar desa.
Sumber: Humas Polres kuatan Singingi







