Puluhan Aktivitas PETI di Sungai Hulu Teso Gunung Sahilan Diduga Bebas Beroperasi

Sabtu, 25 April 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Sahilan — Puluhan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Hulu Teso, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar diduga masih bebas beroperasi tanpa tindakan tegas dari pihak terkait. Aktivitas ini dinilai telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup serius. Sabtu (25/04/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, aktivitas PETI di sepanjang aliran Sungai Hulu Teso telah berlangsung sejak lama. Alih-alih berkurang, jumlah rakit dompeng yang digunakan untuk menambang justru terus bertambah. Area tersebut juga disebut-sebut berada di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI).

“Aktivitas PETI di aliran Sungai Teso ini sudah berlangsung lama dan jarang disorot media. Bahkan saat ini jumlah rakit justru semakin bertambah,” ungkap salah seorang sumber.

Ia juga menyarankan agar kondisi tersebut dilihat langsung di lapangan.

“Untuk lebih jelasnya, silakan tinjau langsung ke lokasi,” tambahnya pada Selasa (20/04/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, awak media pada Rabu (22/04/2026) turun langsung ke lokasi. Saat tiba di aliran Sungai Hulu Teso, tepatnya di Desa Gunung Sari, ditemukan puluhan unit rakit dompeng tengah beroperasi secara leluasa tanpa adanya tanda-tanda pengawasan atau penindakan.

Saat dikonfirmasi, seorang warga yang sedang memancing di sekitar lokasi membenarkan adanya aktivitas tersebut.

“Iya, aktivitas PETI di sini sudah lama berlangsung. Di sepanjang aliran Sungai Hulu Teso, khususnya di Desa Gunung Mulya, terdapat puluhan rakit dan memang jarang disorot media,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa jumlah rakit di wilayah Gunung Mulya diperkirakan mencapai puluhan unit. “Kalau di Desa Beringin Jaya ini sekitar 80 rakit, Pak. Bahkan saat ini masih ada yang sedang merakit unit baru,” jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya tindakan tegas dari pihak berwenang terkait maraknya aktivitas PETI di kawasan tersebut.(TIM)

Berita Terkait

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi
Polsek Kuantan Mudik Tertibkan PETI, Dua Rakit Lanting Dimusnahkan di Kobun Nopi Bukit Pedusunan
Polsek Kuantan Hilir Bersama TNI Tertibkan PETI di Kasang Limau Sundai, Lima Rakit Dimusnahkan
PETI Kian Menggila di Sungai Teso, Puluhan Rakit Dompeng Beroperasi Bebas Tanpa Penindakan
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas Hampir Rampung, Progres Capai 75 Persen
Pemkab Kuansing Perkuat Peran ASN dan PPPK, Dorong PAD hingga ke Desa
Bupati Kuansing Lantik 62 Pj Kades, Dorong Kepemimpinan Berkualitas di Desa
“Ketua DPRD Kuansing Dukung Zero PETI, Tekankan Penyelamatan Lingkungan”
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:51 WIB

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

Sabtu, 25 April 2026 - 12:57 WIB

Polsek Kuantan Mudik Tertibkan PETI, Dua Rakit Lanting Dimusnahkan di Kobun Nopi Bukit Pedusunan

Sabtu, 25 April 2026 - 12:50 WIB

Puluhan Aktivitas PETI di Sungai Hulu Teso Gunung Sahilan Diduga Bebas Beroperasi

Sabtu, 25 April 2026 - 08:27 WIB

Polsek Kuantan Hilir Bersama TNI Tertibkan PETI di Kasang Limau Sundai, Lima Rakit Dimusnahkan

Sabtu, 25 April 2026 - 07:13 WIB

PETI Kian Menggila di Sungai Teso, Puluhan Rakit Dompeng Beroperasi Bebas Tanpa Penindakan

Berita Terbaru