Kapolres Kuansing Apresiasi Aksi Damai Aliansi Anak Cerenti, Aspirasi Disampaikan dengan Tertib dan Bermartabat

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTAN SINGINGI – Kepolisian Resor Kuantan Singingi memastikan pelaksanaan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Anak Cerenti (ACER) di Tugu Pasar Cerenti, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuansing, berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Minggu (18/1/2026).

Aksi damai yang diikuti sekitar 50 orang massa tersebut menjadi wujud kepedulian masyarakat dalam menyuarakan penolakan rencana relokasi warga Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) ke wilayah Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti. Aspirasi disampaikan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, mencerminkan kedewasaan berdemokrasi masyarakat Cerenti.

Guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, Polres Kuansing menurunkan personel gabungan Polri dan TNI untuk melakukan pengamanan serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cerenti IPTU Peri Fadli, S.H., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menjaga aksi tetap berjalan secara damai.”Bapak Kapolres Kuansing menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Anak Cerenti karena telah menyampaikan aspirasi secara tertib, santun, dan damai. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh personel Polri dan TNI yang telah melaksanakan tugas pengamanan secara profesional, sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujar IPTU Peri Fadli.

Sebelum aksi dimulai, Polsek Cerenti bersama Polsek jajaran rayonisasi terlebih dahulu melaksanakan apel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Cerenti. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas sesuai prosedur, mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, serta tetap sigap dan terukur dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya penolakan tegas terhadap rencana relokasi warga TNTN ke Kecamatan Cerenti serta permintaan agar tidak dilakukan aktivitas pemanenan kebun hingga persoalan sengketa memperoleh kejelasan dan penyelesaian yang adil.

Sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dan mengikuti jalannya aksi, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, Kapolsek jajaran rayonisasi, serta unsur pengamanan lainnya. Para wakil rakyat yang hadir menyatakan komitmennya untuk menampung, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme yang berlaku.

Lebih lanjut, Kapolres Kuansing melalui Kapolsek Cerenti menegaskan bahwa Polri senantiasa menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum, selama dilakukan sesuai ketentuan hukum.
“Polri berkomitmen mengawal setiap penyampaian aspirasi masyarakat agar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan bermartabat. Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan massa membubarkan diri dengan tertib. Kegiatan kemudian ditutup dengan apel konsolidasi pengamanan sebagai bentuk evaluasi dan penegasan kesiapsiagaan personel.

Secara keseluruhan, aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Anak Cerenti (ACER) berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas, menjadi contoh penyampaian aspirasi yang damai dan bermartabat.
Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

Berita Terkait

Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan
Aktivitas PETI Gunakan Dua Unit Ekskavator Diduga Milik Nas alias Karunai
Aktivitas PETI Rusak Lingkungan di Payung Sekaki dan Tigo Lurah, Kaciak dan Ujang Disebut Memiliki 10 Unit Ekskavator
Uang Keringat Petani Dipertaruhkan, KUD Tunas Mukti Terjebak Lahan Bermasalah
Diduga Setor ke Oknum Krimsus Polda Sumbar, Mafia PETI Solok Kebal Hukum: Masyarakat Mendesak Mabes Polri Turun Tangan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:32 WIB

Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:33 WIB

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:30 WIB

Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:57 WIB

Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:55 WIB

Aktivitas PETI Gunakan Dua Unit Ekskavator Diduga Milik Nas alias Karunai

Berita Terbaru