Dugaan Penadahan Emas Ilegal di Peranap Jadi Sorotan Warga

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peranap, Indragiri Hulu – Dugaan aktivitas penadahan emas ilegal di wilayah Peranap kembali menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga mengungkapkan bahwa usaha penadahan emas yang diduga tidak berizin masih beroperasi secara terbuka di sekitar permukiman hingga Rabu siang (14/12/2025).

Informasi tersebut diperoleh awak media dari keterangan beberapa warga setempat. Mereka menyebutkan adanya pihak berinisial A.I. yang diduga terlibat dalam aktivitas penadahan emas tersebut. Namun demikian, informasi ini masih sebatas dugaan yang berkembang di masyarakat dan hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.

Warga menilai aktivitas yang diduga penadahan emas itu terkesan berjalan tanpa hambatan. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait belum adanya tindakan penegakan hukum dari aparat berwenang.

“Di lapangan seperti tidak ada rasa khawatir. Kami berharap aparat, khususnya Polda Riau, dapat turun langsung untuk memastikan apakah kegiatan tersebut sesuai aturan atau tidak,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya.

Warga lainnya juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan masyarakat, dugaan lokasi penadahan emas tidak hanya berada di wilayah Peranap, tetapi juga disebut-sebut terdapat di beberapa daerah sekitar, seperti Baturijal, Semelinang Tebing, Suka Maju, Selunak, dan wilayah sekitarnya. Informasi tersebut telah lama menjadi perbincangan di tengah masyarakat, namun belum pernah disampaikan secara resmi oleh pihak berwenang.

Apabila dugaan tersebut terbukti, aktivitas penadahan emas tanpa izin berpotensi melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), serta pasal penadahan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Namun demikian, penentuan ada atau tidaknya unsur pelanggaran hukum sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Masyarakat berharap aparat dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh, objektif, dan transparan guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang. Warga juga meminta agar penegakan hukum dilakukan secara adil demi menjaga ketertiban serta rasa keadilan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

Berita Terkait

Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan
Aktivitas PETI Gunakan Dua Unit Ekskavator Diduga Milik Nas alias Karunai
Aktivitas PETI Rusak Lingkungan di Payung Sekaki dan Tigo Lurah, Kaciak dan Ujang Disebut Memiliki 10 Unit Ekskavator
Uang Keringat Petani Dipertaruhkan, KUD Tunas Mukti Terjebak Lahan Bermasalah
Diduga Setor ke Oknum Krimsus Polda Sumbar, Mafia PETI Solok Kebal Hukum: Masyarakat Mendesak Mabes Polri Turun Tangan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:32 WIB

Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:33 WIB

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:30 WIB

Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:57 WIB

Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:55 WIB

Aktivitas PETI Gunakan Dua Unit Ekskavator Diduga Milik Nas alias Karunai

Berita Terbaru