Kapolda Riau Hadiri Anugerah Gelar Kehormatan Adat Datuk Panglimo Sati Indragiri dari LAN Kuansing Kepada Gubernur Riau

Minggu, 24 Agustus 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUANTANSINGINGI,– Suasana khidmat mewarnai acara Adat dan gelar Adat yang dianugerahkan oleh Lembaga Adat Nagori (LAN) Kabupaten Kuansing kepada Gubernur Riau Abdul Wahid, S.H.I., M.Ag. yang dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., di Gedung Abdul Rauf Kabupaten Kuantan Singingi, bertepatan hari terakhir perhelatan Pacu Jalur Nasional Minggu (24/8/2025).

Hadir pada acara tersebut, Bupati Kuansing Dr. Suhardiman Amby Ak. MM, Wakil Bupati Kuansing, H. Mukhlisin, Kapolres Kuansing, AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K, M.H. Dandim 0302/Inhu Letkol Inf Emick Chandra Nasution M.P.M, Ketua DPRD Kab. Kuansing Juprizal S.E, M.Si, Kajari Kuansing, Sahroni, S.H, M.H, Ketua Pengadilan Negeri Subier Teguh Wijaya, S.H, M.H, Sekda Kuansing Zulkarnaen, SP, M.Si, para kepala OPD, Para Camat, Tomas, Toga, Toda serta kades se Kabupaten Kuansing.

Prosesi adat diawali penyambutan silat dan tabuhan tambo, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sekapur sirih, hingga pemasangan soluak, selempang, penyerahan piagam, dan tepung tawar sebagai simbol pengukuhan.

Bupati Kuansing Dr. Suhardiman Amby menyampaikan terima kasih atas gelar adat yang diberikan kepada Gubernur. Ia juga mengapresiasi Kapolda Riau dan jajaran yang telah bekerja keras mengamankan Festival Pacu Jalur 2025.

“Berkat dukungan Polda Riau, Sungai Kuantan kembali jernih dan bersih, sehingga Pacu Jalur tahun ini dapat berlangsung meriah dan indah. Gelar yang diterima Bapak Gubernur adalah kebanggaan sekaligus amanah besar untuk dijaga demi marwah negeri,” ujar Bupati.

Gubernur Abdul Wahid mengungkapkan rasa syukur dan menganggap gelar adat tersebut sebagai amanah untuk menjaga adat, budaya, dan lingkungan hidup.

“Sebagaimana arti Panglimo yang gagah berani, serta Sati yang setia pada kebenaran, gelar ini menjadi pengingat bagi saya untuk menegakkan marwah negeri, setia kepada rakyat, dan menjaga adat budaya kita. Gelar ini bukan tanda kemuliaan pribadi, melainkan amanah untuk membangun negeri,” jelasnya.

Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Riau menertibkan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) melalui pengaturan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), sehingga masyarakat tetap dapat menambang secara legal, ramah lingkungan, dan bermanfaat secara ekonomi.

Gubris nya juga mengapresiasi seluruh personel Polri, TNI, dan pemerintah daerah yang telah bersinergi menjaga keamanan Festival Pacu Jalur 2025.

Acara ditutup dengan doa bersama, dan sekitar pukul 11.15 WIB, Gubernur Riau, Kapolda Riau, dan rombongan mengikuti jamuan makan bersama tokoh adat dan tamu undangan di Gedung Abdul Rauf.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

Berita Terkait

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan
Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH
Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga
Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang
Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:07 WIB

Kapolres Kuansing Bersama Insan Pers Tanam Pohon, Wujudkan Green Policing Peduli Lingkungan

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:03 WIB

Coffee Morning Kapolres Kuansing Bersama Rekan Media, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 Februari 2026 - 03:03 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI di Kawasan Hutan Lindung Kipek Diduga Libatkan Banyak Alat Berat dan Setoran ke Oknum APH

Kamis, 5 Februari 2026 - 02:59 WIB

Diduga Milik Topriadi dan Nass alias Karunai, Aktivitas PETI Gunakan Ekskavator Kembali Disorot Warga

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:32 WIB

Mengejutkan, PETI di Tigo Lurah Diduga Kian Marak, Warga Ungkap Dugaan Transaksi Narkotika di Lokasi Tambang

Berita Terbaru