Pembukaan Kejuaraan Berkuda Car Jumping Fest Dirangkai Penanaman Pohon 

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru – Kejuaraan Berkuda Car Jumping Fest resmi digelar bersama Coach Aldo Ranch. Bertempat di Jalan Tuanku Tambudai Kelurahan Delima Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru. Minggu pagi (25/1/2026)

Kompetisi ini menantang para peserta untuk menunjukkan kemampuan berkuda sekaligus memacu adrenalin melalui aksi lompat rintangan. Setiap atlet dituntut memiliki ketepatan, keberanian, serta kekompakan dengan kuda yang ditunggangi, sehingga menjadikan Car Jumping Fest sebagai salah satu ajang equestrian yang dinantikan oleh para pecinta olahraga berkuda.

Pembukaan kejuaraan berkuda ini turut dihadiri oleh Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Pol Syahrial M. Said, yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya event olahraga berkuda tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Syahrial M. Said menegaskan bahwa selain mengembangkan dan memajukan olahraga berkuda, seluruh pihak juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam. Menurutnya, olahraga berkuda tidak dapat dipisahkan dari lingkungan yang sehat dan lestari. Oleh karena itu, kegiatan penanaman pohon yang dirangkai dalam pembukaan kejuaraan ini menjadi pesan penting bahwa kemajuan olahraga harus sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Di samping kita menikmati dan mengembangkan olahraga berkuda, kita juga harus peduli terhadap alam. Salah satunya melalui penanaman pohon sebagai bentuk nyata menjaga kelestarian lingkungan, agar ekosistem tetap terjaga dan mendukung keberlangsungan olahraga itu sendiri,” ujar Kombes Pol Syahrial M. Said.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan menjaring atlet-atlet berkuda potensial serta mempromosikan olahraga equestrian kepada masyarakat luas. Aksi penanaman pohon di sekitar lokasi acara menjadi simbol sinergi antara olahraga dan kepedulian terhadap alam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tumbuh kesadaran bersama bahwa prestasi olahraga dan pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Kejuaraan Berkuda Car Jumping Fest pun diharapkan dapat menjadi contoh positif dalam mengintegrasikan kegiatan olahraga dengan aksi nyata peduli lingkungan.

Berita Terkait

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri
Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas
Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan
Aktivitas PETI Gunakan Dua Unit Ekskavator Diduga Milik Nas alias Karunai
Aktivitas PETI Rusak Lingkungan di Payung Sekaki dan Tigo Lurah, Kaciak dan Ujang Disebut Memiliki 10 Unit Ekskavator
Uang Keringat Petani Dipertaruhkan, KUD Tunas Mukti Terjebak Lahan Bermasalah
Diduga Setor ke Oknum Krimsus Polda Sumbar, Mafia PETI Solok Kebal Hukum: Masyarakat Mendesak Mabes Polri Turun Tangan
PETI Mudik Lolo Dibongkar: Mak Ipon Akui Terlibat, Singgung Adanya Pemain Besar Lain
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:33 WIB

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:30 WIB

Razia Gabungan Ops Keselamatan LK 2026, Polres Kuansing Ajak Masyarakat Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:57 WIB

Anton Diduga Kuasai Dua Ekskavator PETI di Hutan Lindung Kipek dan Media Direspon Arogan

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:55 WIB

Aktivitas PETI Gunakan Dua Unit Ekskavator Diduga Milik Nas alias Karunai

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:55 WIB

Aktivitas PETI Rusak Lingkungan di Payung Sekaki dan Tigo Lurah, Kaciak dan Ujang Disebut Memiliki 10 Unit Ekskavator

Berita Terbaru